Mendikbud: PJJ Harus Kreatif dan Inovatif, seperti di Sekolah Ini

Kompas.com - 31/07/2020, 12:00 WIB
Nadiem Makarim dalam Taklimat Media yang disiarkan melalui kanal Youtube Kemendikbud, Jumat (24/7/2020) malam. Tangkapan layar Youtube KemendikbudNadiem Makarim dalam Taklimat Media yang disiarkan melalui kanal Youtube Kemendikbud, Jumat (24/7/2020) malam.
|

KOMPAS.com - Tahun ajaran baru 2020/2021 tetap berjalan pada pertengahan Juli 2020. Meski masih dalam masa pandemi Covid-19, sekolah tetap berjalan.

Sebagian besar siswa mengikuti pembelajaran daring. Tentu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona yang masih belum mereda di Indonesia.

Untuk meninjau langsung proses pembelajaran pada tahun ajaran baru ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim berkunjung ke salah satu sekolah.

Baca juga: Begini Inovasi Pembelajaran di SMAN 9 Bandung

Kunjungi sekolah di Jawa Barat

Saat berkunjung di SDN 1 Polisi, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/7/2020), Mendikbud melakukan audiensi dengan para guru.

Dalam kesempatan itu, Nadiem Makarim juga mengungkapkan bahwa sejak April lalu Kemendikbud telah melakukan relaksasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu sekolah dalam melaksanakan prioritas, termasuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kami menyadari bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bukan hal yang mudah. Apalagi dengan segala keterbatasan, baik infrastruktur berupa sinyal, listrik, biaya, dan sebagainya," ujarnya, dikutip dari laman Kemendikbud.

"Oleh karena itu, silakan kepala sekolah membeli kebutuhan yang menjadi prioritas sekolah, misalnya pembelian pulsa untuk guru maupun siswa, hand sanitizer, dan lain-lain," imbuh Mendikbud.

Dapat inspirasi konten kreatif

Salah satu guru di SD itu Rhiska Rachmawati menuturkan bahwa mereka sudah mendapatkan panduan pembelajaran, baik daring maupun luring dari Dinas Pendidikan Kota Bogor.

Tak hanya itu, dirinya juga sudah mendapat bantuan inspirasi konten dari sesama guru. Konten-konten yang kreatif ini akan membantu dalam PJJ.

"Untuk proses pembelajaran sendiri tidak ada kendala yang berarti. Semua kami sesuaikan dengan kondisi siswa dan orangtua mereka," katanya.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X