FSGI: Sejumlah Daerah Langgar Aturan Tatap Muka Tahun Ajaran Baru

Kompas.com - 14/07/2020, 16:44 WIB
Ilustrasi siswa SD ShutterstockIlustrasi siswa SD

KOMPAS.com - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyatakan mendapatkan laporan dari jaringan guru (FSGI) soal sejumlah daerah dan sekolah yang tak patuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran TA 2020/2021 pada Masa Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Wasekjen FSGI Satriwan Salim. Ia mengatakan, ada sejumlah daerah yang membuka sekolah walau daerah tersebut belum dinyatakan zona hijau.

"Ada juga daerah yang statusnya zona hijau tetapi dinas pendidikannya menginstruksikan untuk siswa SD dan SM tetap masuk, tak hanya untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) melainkan juga untuk seluruh siswa TK, kelas I-VI SD dan kelas VII-IX SMP," kata Satriwan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Terkait Slogan Merdeka Belajar, Ini Tanggapan Kemendikbud

Masih ada sekolah dan daerah yang tak patuhi aturan

Satriwan mengatakan, ada sejumlah daerah dan sekolah yang melanggar aturan terkait pembukaan sekolah. Pertama ialah Kabupaten Simeleu, Aceh.

Menurut laporan jaringan guru FSGI di Aceh, Dinas Pendidikan Kabupaten Simeleu menginstruksikan seluruh siswa masuk pada Awal Tahun Ajaran Baru, Senin 13 Juli 2020.

Instruksi wajib masuk sekolah ini tak hanya bagi siswa baru peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tetapi juga untuk seluruh siswa TK, SD, SMP dan SMA.

Padahal, Gubernur Aceh melalui Dinas Pendidikan Provinsi Aceh telah memberikan instruksi agar sekolah-sekolah khususnya TK dan SD tak dibuka.

Menurut SKB 4 Menteri, meski berada di zona hijau, siswa masuk bertahap sesuai jenjang, SD pada September dan TK/PAUD pada November.

Baca juga: Lowongan Program Karier BCA, Dapat Uang Saku dan Jadi Pegawai Tetap

"Namun, yang terjadi di Simeleu seluruh siswa sudah masuk pada 13 Juli 2020," ungkap Satriwan.

Kedua, laporan datang dari jaringan FSGI di Kabupaten Pandeglang, Banten. Menurut data Gugus Tugas Covid-19, Pandeglang berada di zona kuning sehingga seharusnya siswa masih dilarang masuk tatap muka.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X