PPDB 2020 Jawa Barat, Anak Tenaga Medis Dapat Kuota Masuk SMA/SMK

Kompas.com - 08/06/2020, 20:42 WIB
Seorang siswa SD mengerjakan ulangan praktek mata pelajaran IPA tentang Identifikasi Sifat Campuran melalui media daring di rumahnya, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, (11/05). ANTARA FOTOSeorang siswa SD mengerjakan ulangan praktek mata pelajaran IPA tentang Identifikasi Sifat Campuran melalui media daring di rumahnya, Desa Laladon, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, (11/05).

KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar (Jabar) mengeluarkan Program Prioritas bagi Tenaga Kesehatan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020.

Seluruh putra/putri tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang akan melanjutkan ke jenjang SMA/ SMK tahun 2020 di Jabar akan langsung diterima menjadi siswa melalui jalur afirmasi dengan kuota maksimal 2 persen untuk setiap sekolah.

"Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada para tenaga medis yang menangani Covid-19," kata Kadisdik Jabar, Dewi Sartika seperti dikutip dari halaman Disdik Jawa Barat.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 800/7923-Set.Disdik, tenaga kesehatan yang mendapatkan program prioritas tersebut adalah tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, tenaga kesehatan di laboratorium kesehatan isolasi mandiri serta tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat penanganan Covid-19.

Dewi menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan yakni, tenaga kesehatan sesuai definisi yang disebutkan, putra/putri merupakan anak kandung tenaga kesehatan dengan menunjukkan kartu keluarga dan akta kelahiran serta dan menunjukkan surat tugas orang tua sebagai tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

Untuk mekanisme pendaftaran hampir sama dengan pendaftaran pada umumnya.

"Yang berbeda, saat pendaftaraan dilengkapi bukti surat tugas orang tua di rumah sakit, labolatorium kesehatan atau isolasi mandiri dari tempat bekerja," pungkasnya.

Baca juga: PPDB 2020 Jawa Barat, Ini Jadwal Tingkat SMA/SMK/SLB...Ada 2 Tahap!

Seperti diketahui, Disdik Jawa Barat telah memulai (PPDB) SMA/SMK dan SLB Tahun Ajaran 2020/2021 yang dilaksanakan secara dua tahap, yakni pada 8-12 Juni dan 25 Juni - 1 Juli 2020.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online (kecuali SLB), dengan mengakses situs resmi https://ppdb.disdik.jabarprov.go.id.

PPDB yang dilakukan dua tahap ini akan memberi kesempatan sebesar-besarnya bagi siswa agar bisa melanjutkan pendidikan ke SMA/SMK negeri. Bagi pendaftar SMA, tahap pertama yang dibuka pada 8-12 Juni 2020 ini untuk jalur prestasi akademis, perlombaan, afirmasi, dan perpindahan orang tua.

Sedangkan tahap kedua pada 25 Juni hingga 1 Juli 2020, khusus untuk pendaftar ke SMA dari jalur zonasi.

"Jadi, bagi yang tidak diterima di sekolah tujuan saat pendaftaran pertama, bisa mendaftar pada tahap kedua dari jalur zonasi," jelasnya.

Bagi pendaftar SMK, Yesa menjelaskan, tidak dibuka dari jalur zonasi. Pendaftaran tahap pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi unggulan/kelas industri serta prestasi perlombaan.

"Tahap kedua untuk pendaftar, yaitu dari jalur prestasi nilai rapor," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X