Pendaftaran Kartu Pra Kerja Segera Dibuka, "Fresh Graduate" Bisa Daftar

Kompas.com - 05/04/2020, 12:15 WIB
Kartu Pra Kerja Kartu Pra KerjaKartu Pra Kerja

KOMPAS.com - Di tengah pandemi COVID-19 yang berpengaruh negatif terhadap perekonomian negara, Pemerintah RI berharap program Kartu Prakerja dapat membantu 2 juta orang tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan online maupun offline.

Pendaftaran Kartu Prakerja rencananya akan dibuka secara online pada minggu kedua April 2020. Hal tersebut dipaparkan dalam laman media sosial Kartu Prakerja, Jumat (3/4/2020).

"Hai, Sobat Prakerja! Sudah tak sabar mendaftar Kartu Prakerja? Pendaftaran akan dibuka pada minggu kedua bulan April 2020. Jadi, pantau terus Instagram Kartu Prakerja ya!" papar admin Kartu Prakerja.

Artinya, tak lama lagi para pencari kerja, termasuk kamu " fresh graduate" yang kini sedang "galau" soal pekerjaan, dapat segera mendaftar dan berkesempatan untuk mendapat pelatihan hingga tunjangan.

Baca juga: Beasiswa Biaya Kuliah untuk Mahasiswa S1, Hingga Rp 40 Juta Setahun

Merangkum dari laman Kartu Prakerja, program Kartu Prakerja memberikan bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya di dunia kerja.

Kartu Prakerja tidak hanya bisa diikuti oleh "fresh graduate" atau mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga para buruh, karyawan dan pegawai.

Singkatnya, semua warga bangsa yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, boleh mendaftar dan berkesempatan mendapat pelatihan.

Cakupan

Melansir Kompas.com, pemerintah memutuskan menambah anggaran Program Kartu Prakerja dari semula Rp 10 triliun, menjadi Rp 20 triliun.

Baca juga: Beasiswa YBM BRI untuk Mahasiswa S1, Berupa Tunjangan Bulanan

Sehingga nilai manfaat yang diterima peserta juga akan meningkat, yakni:

  1. Biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang tak bisa dicairkan (hanya untuk biaya pelatihan).
  2. Insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan (jika sudah menyelesaikan pelatihan).
  3. Insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.
  4. Mendapat sertifikat pelatihan.

Dana insentif tersebut akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 3-4 bulan ke rekening bank atau dompet digital peserta program.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X