Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Video Anies-Muhaimin Ucapkan Selamat ke Prabowo Tidak Terkait Pilpres

Kompas.com - 05/03/2024, 13:41 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar video pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengucapkan selamat kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

Narasi pada unggahan itu, ucapan selamat diberikan kepada Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka karena terpilih sebagai presiden-wakil presiden di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video ucapan selamat dari Anies dan Muhaimin disebarkan dengan konteks keliru.

Narasi yang beredar

Video ucapan selamat dari Anies dan Muhaimin kepada Prabowo dibagikan oleh akun Facebook ini.

Akun tersebut memberikan keterangan demikian:

Anies & Imin
Ucapkan
selamat sukses
Prabowo Gibran
presiden wakil presiden
Indonesia
2024 - 2029

Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Anies dan Muhaimin mengucapkan selamat atas terpilihnya Prabowo dan Gibran sebagai presiden-wakil presidenAkun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut Anies dan Muhaimin mengucapkan selamat atas terpilihnya Prabowo dan Gibran sebagai presiden-wakil presiden

Penelusuran Kompas.com

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, konten tersebut identik dengan video di kanal YouTube Pikiran Rakyat ini.

Dalam video itu, Anies dan Muhaimin mengucapkan selamat kepada Prabowo yang mendapatkan gelar jenderal kehormatan dari Presiden Joko Widodo.

Dikutip dari Kompas.id, Presiden Jokowi memberikan gelar jenderal kehormatan kepada Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, pada Rabu (28/2/2024).

Menurut Jokowi, gelar itu diberikan karena Prabowo dianggap memberikan kontribusi yang luar biasa pada kemajuan TNI dan negara.

Jenderal kehormatan merupakan pangkat istimewa yang diberikan kepada perwira tinggi TNI AD yang dianggap memiliki prestasi luar biasa serta berjasa besar bagi bangsa dan negara.

Sementara, sampai saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024.

Ketua KPU, Hasyim Asy’ari mengatakan, penetapan rekapitulasi suara Pemilu 2024 dilakukan paling lambat 20 Maret 2024.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, hasil pemilu ditetapkan paling lambat 35 hari setelah pemungutan suara.

Kesimpulan

Video Anies dan Muhaimin mengucapkan selamat kepada Prabowo yang menerima gelar jenderal kehormatan disebarkan dengan narasi keliru.

Ucapan selamat dari Anies dan Muhaimin tidak terkait Pilpres 2024. KPU belum menetapkan hasil penghitungan perolehan suara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com