Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

INFOGRAFIK: Pernyataan Anies soal Batik Dipotong dan Disebar dalam Konteks Keliru

Kompas.com - 05/03/2024, 12:18 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Contoh konten keliru yang banyak beredar dalam hoaks politik adalah pernyataan tokoh dan politisi yang diambil sepotong dan disebarkan dalam konteks yang tidak utuh.

Sebagai salah satu calon presiden dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024, Anies Baswedan pun menjadi korban konten hoaks jenis ini.

Ada berbagai konten yang memperlihatkan ucapan Anies, tetapi disampaikan dengan narasi yang konteksnya keliru. Misalnya, pernyataan Anies tentang batik.

Di media sosial beredar pernyataan Anies yang seakan-akan menyatakan bahwa penggunaan kain batik sebagai baju merupakan pelanggaran.

Menurut narasi dalam konten itu, Anies mengatakan bahwa semestinya kain batik digunakan untuk sarung, bukan baju.

Setelah ditelusuri, Anies memang mengungkapkan pernyataan itu. Tepatnya, saat Anies mengisi kuliah umum di Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan pada 10 Desember 2022.

Saat itu, Anies menyatakan bahwa pada awalnya pemakaian kain batik sebagai baju merupakan pelanggaran. Namun, baju batik kemudian berkembang dan diterima sebagai identitas budaya Indonesia.

Anies pun meminta dunia pendidikan agar tidak terkunci pada pakem yang menyebabkan pembaruan menjadi mandek. Dalam konteks ini, contohnya adalah penggunaan batik.

Simak penjelasan lengkapnya dalam infografik ini:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Cek Fakta Kompascom (@cekfakta.kompascom)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

[VIDEO] Hoaks! Tentara China Mendarat di Manado

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

[VIDEO] Beredar Hoaks Gibran Sudah Jadi Ulama dan Dapat Gelar Kiai

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[HOAKS] Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

[HOAKS] Seorang Perempuan Membuat Vlog Saat Tsunami di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

[VIDEO] Hoaks! Yusril Mundur dari Tim Hukum Prabowo-Gibran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Semburan Lumpur Gas di IKN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

INFOGRAFIK: Hoaks! Stroke Dapat Dideteksi dengan Menggerakkan Jari Tangan

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

[VIDEO] Beredar Hoaks China Akan Pindahkan Warganya ke Indonesia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

[HOAKS] Gerhana Matahari pada 8 April Terkait Pengaktifan CERN

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Gedung Miring di Taiwan

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

[HOAKS] Foto Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

INFOGRAFIK: Waspadai Hoaks Permintaan Dana Mengatasnamakan OJK

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

[HOAKS] Video Kim Jong Un Mengeksekusi Mati Koruptor

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

[HOAKS] Gerhana Matahari Total Terlihat dari 7 Kota di AS Bernama Niniwe pada 8 April

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

[HOAKS] Video Serangan Rudal Iran ke Tel Aviv

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com