Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konten Satire soal Batas Usia Pengguna Spotify

Kompas.com - 26/04/2024, 18:20 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

KOMPAS.com - Tersiar narasi satire mengenai penerapan batas usia pengguna platform musik Spotify.

Menurut narasi yang beredar di media sosial, Spotify akan membatasi pendengar musik berdasarkan batas usianya, sehingga tidak dapat mendengarkan karya musisi tertentu.

"Batas usia Spotify berarti Anda tidak bisa mendengarkan beberapa artis jika Anda terlalu tua, ini tidak biasa," tulis akun Facebook ini, pada Kamis (25/4/2024).

Narasi serupa terdapat di akun Facebook ini, ini, dan ini.

Pengguna Facebook menyertakan foto tangkapan layar profil Spotify penyanyi Amerika Serikat (AS) Olivia Rodrigo.

Dalam tangkapan layar tersebut terdapat teks berikut (dalam terjemahan bahasa Indonesia):

Apakah kamu tidak terlalu tua untuk mendengarkan Olivia Rodrigo? Artis ini memiliki batasan usia yang ditetapkan pada 25 tahun. Karena kamu lebih tua dari ini, kamu tidak bisa mendengarkan.

Kemudian terdapat pilihan "Okay, okay" dan "Oh come one" dalam bentuk pop-up.

Benarkah Spotify menerapkan ketentuan seperti itu?

Aturan soal batas usia

Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan informasi atau pemberitahuan di Spotify soal batas usia pengguna.

Satu-satunya kebijakan Spotify soal batas usia diterapkan melalui label konten eksplisit. Spotify menandai konten eksplisit berdasarkan informasi yang diterima dari pemegang lisensi.

Ketika ada konten dari artis atau musisi yang mengkategorikan karyanya tidak layak bagi anak di bawah usia 19 tahun, maka akan ada permintaan konfirmasi usia.

Jika pendengar berusia lebih dari 19 tahun, maka cukup klik "Lanjutkan" atau "Continue" untuk mendengarkan karya tersebut.

Konten satire

Dilansir Snopes, narasi soal batas usia di Spotify merupakan lelucon yang dibuat oleh desainer produk Soren Iverson.

Sebagai promosi desain produknya, Iverson menciptakan desain aplikasi dengan fitur absurd.

"Saya seorang desainer produk yang menciptakan versi absurd dari aplikasi yang kita gunakan setiap hari," tulis Iverson melalui situs webnya.

Sementara, desain batas usia di Spotify diunggah di akun Instagramnya pada Rabu (24/4/2024).

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa batas usia di Spotify merupakan konten satire.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Soren Iverson (@soren.iverson)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

INFOGRAFIK: Polemik AI, Membantu atau Menggantikan Pekerjaan Manusia?

Data dan Fakta
Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Kemenag Bantah Akad Nikah Hanya Bisa Digelar pada Hari dan Jam Kerja

Hoaks atau Fakta
Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Mengenal Lockheed F-117A Nighthawk, Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Sejarah dan Fakta
Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Dukungan Che Guevara terhadap Pembebasan Palestina...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

[HOAKS] Suporter di Spanyol Dipukuli Polisi karena Dukung Palestina

Hoaks atau Fakta
CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

CEK FAKTA: Benarkah Harga Beras di Indonesia Lebih Rendah dari Negara Lain?

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

[KLARIFIKASI] Elpiji 3 Kg Berisi Gas yang Dicairkan, Bukan Air Dingin

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

[HOAKS] Angkatan Laut Rusia Gelar Latihan Militer di Lepas Pantai Florida pada Juni 2024

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

[KLARIFIKASI] Angelina Jolie Bicara Genosida Srebrenica, Bukan Konflik Israel-Palestina

Hoaks atau Fakta
Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Cek Fakta Sepekan: Hoaks Erupsi Tangkuban Parahu | Rekaman CCTV Kasus Vina

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

INFOGRAFIK: Hoaks soal Erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada 11 Juni

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Egi Tersangka Pembunuhan Vina Dilepaskan karena Salah Tangkap

[HOAKS] Egi Tersangka Pembunuhan Vina Dilepaskan karena Salah Tangkap

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Kecelakaan di Yunani

INFOGRAFIK: Narasi Keliru soal Foto Kecelakaan di Yunani

Hoaks atau Fakta
Riwayat Industri Minyak Bumi Indonesia, dari Era Belanda ke Pertamina

Riwayat Industri Minyak Bumi Indonesia, dari Era Belanda ke Pertamina

Sejarah dan Fakta
Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Kilas Balik Pekan Raya Jakarta, dari Monas ke Kemayoran

Sejarah dan Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com