Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[HOAKS] Tautan Pendaftaran Undian Berhadiah Mengatasnamakan BNI

Kompas.com - 04/03/2024, 16:32 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beberapa akun Facebook membagikan tautan pendaftaran promo berhadiah yang mengatasnamakan Bank Negara Indonesia (BNI).

Hadiah yang ditawarkan berupa rumah, kendaraan bermotor, paket wisata, sampai barang elektronik.

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.

Narasi yang beredar

Tautan pendaftaran promo berhadiah untuk nasabah BNI ditemukan di akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

Akun-akun itu menggunakan logo BNI. Bahkan, salah satu akun menggunakan kata "BNI" sebagai nama akunnya.

Setiap akun menyertakan tautan dengan alamat promo-hadiah2024.ap1-1n.com.

Pengguna Facebook diminta mendaftar di tautan tersebut untuk mendapatkan hadiah yang dijanjikan.

Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (4/3/2024):

Promo Terbaru 2024 BNI
Khusus nasabah Bank BNI yang sudah aktif Mobile Bangking
Gelegar Rejeki BNI untuk kamu pengguna aktif dari Bank BNI. Silahkan daftar promo Gelegar Rejeki BNI dan raih hadiah secara langsung seperti
Hadiah Utama
• 1 Unit Rumah
• 5 Unit Motor Scopy
• 1 Unit Mobil Alphard
• 3 Tiket Wisata Ke Singapura
• 4 Unit TV 50 Inch
Ayo daftar agar kamu berkesempatan mendapatkan hadiah dari BNI dalam rangka Gelegar Rejeki BNI.

Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Senin (4/3/2024), soal akun-akun Facebook mengatasnamakan BNI yang menawarkan hadiah kepada nasabah.akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Senin (4/3/2024), soal akun-akun Facebook mengatasnamakan BNI yang menawarkan hadiah kepada nasabah.

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri alamat situs web pendaftaran hadiah dari BNI. URL Scan dapat membantu melacak kepemilikan suatu situs web.

Hasil penelusuran menunjukkan, tautan yang beredar milik Cloudflarenet, yang protokol internetnya berlokasi di Amerika Serikat (AS).

Google Safe Browsing mengidentifikasi tautan tersebut sebagai malicious atau berbahaya.

Tangkapan layar URL Scan menampilkan tautan yang beredar milik Cloudflarenet, yang protokol internetnya berlokasi di Amerika Serikat (AS).Urlscan.io Tangkapan layar URL Scan menampilkan tautan yang beredar milik Cloudflarenet, yang protokol internetnya berlokasi di Amerika Serikat (AS).

Pelacak situs lainnya seperti Wheregoes juga menunjukkan bahwa tautan itu tidak mengarah ke situs resmi BNI.

Adapun situs web resmi BNI memiliki alamat www.bni.co.id.

Sementara, akun media sosial resminya dapat terdapat di akun Facebook ini, X ini atau ini, dan Instagram ini.

Sebelumnya, Kompas.com juga menemukan sebaran akun Facebook mengatasnamakan BNI dengan modus serupa. Hasil penelusurannya dapat dilihat di artikel ini dan ini.

Tawaran hadiah tersebut kemungkinan besar merupakan phishing karena memancing nasabah mengeklik tautan yang dibagikan.

Kesimpulan

Tautan pendaftaran promo berhadiah yang mengatasnamakan Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan hoaks.

Beberapa akun Facebook yang membagikan tautan tersebut bukanlah akun resmi BNI. Tautan itu tidak mengarah ke situs resmi BNI.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Amnesty International Catat 114 Vonis Hukuman Mati di Indonesia pada 2023

Amnesty International Catat 114 Vonis Hukuman Mati di Indonesia pada 2023

Data dan Fakta
[HOAKS] Imbauan Mewaspadai Aksi Balas Dendam Komplotan Begal di Sumut

[HOAKS] Imbauan Mewaspadai Aksi Balas Dendam Komplotan Begal di Sumut

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Penertiban NIK di Jakarta Dilakukan Bertahap

[KLARIFIKASI] Penertiban NIK di Jakarta Dilakukan Bertahap

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Mike Tyson Akan Berikan 10 Juta Dollar AS untuk Pria yang Menikahi Putrinya

[HOAKS] Mike Tyson Akan Berikan 10 Juta Dollar AS untuk Pria yang Menikahi Putrinya

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Tiga Anak di Rafah Berpura-pura Jadi Korban Serangan Israel

[HOAKS] Tiga Anak di Rafah Berpura-pura Jadi Korban Serangan Israel

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Seorang Perempuan Jadi Korban Pembegalan di Baubau pada 28 Mei

[HOAKS] Seorang Perempuan Jadi Korban Pembegalan di Baubau pada 28 Mei

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Terowongan Menghubungkan Rafah ke Mesir

[HOAKS] Foto Terowongan Menghubungkan Rafah ke Mesir

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Menilik Kabar TNI-Polri Usir Pasien dan Penutupan RSUD Madi, Papua

[KLARIFIKASI] Menilik Kabar TNI-Polri Usir Pasien dan Penutupan RSUD Madi, Papua

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Hoaks Presiden Iran Selamat dari Kecelakaan Helikopter, Simak Bantahannya

INFOGRAFIK: Hoaks Presiden Iran Selamat dari Kecelakaan Helikopter, Simak Bantahannya

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Hujan Ikan Terjadi di Jalanan China, Bukan Iran

[KLARIFIKASI] Foto Hujan Ikan Terjadi di Jalanan China, Bukan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Pengibaran Bendera Palestina di Puncak Piramida Mesir Hasil Rekayasa

[KLARIFIKASI] Video Pengibaran Bendera Palestina di Puncak Piramida Mesir Hasil Rekayasa

Hoaks atau Fakta
Kilas Balik Berdirinya Amnesty International dan Sepak Terjangnya...

Kilas Balik Berdirinya Amnesty International dan Sepak Terjangnya...

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Undian Berhadiah dari Bank Jatim

[HOAKS] Undian Berhadiah dari Bank Jatim

Hoaks atau Fakta
Joseph Ignece Guillotin, Dokter yang Namanya Dipakai untuk Alat Pancung

Joseph Ignece Guillotin, Dokter yang Namanya Dipakai untuk Alat Pancung

Sejarah dan Fakta
[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

[HOAKS] Video Sule Promosi Judi Online

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com