Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fungsi Antena pada Nyamuk

Kompas.com - 19/09/2023, 18:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.comNyamuk merupakan kelompok serangga yang memiliki antena. Namun, tahukah kamu apa fungsi antena pada nyamuk? Fungsi antena pada nyamuk adalah:

  • Membedakan jenis kelamin
  • Alat mencari pasangan
  • Mendeteksi karbon dioksida

Membedakan jenis kelamin

Fungsi antena pada nyamuk yang pertama adalah membedakan jenis kelamin nyamuk.

Baca juga: Mengapa Nyamuk Menyukai Warna Hitam?

Dilansir dari National Environment Agency, nyamuk jantan memiliki antena yang lebat dan berbulu, sedangkan nyamuk betina memiliki antenna yang tidak terlalu berbulu.

Bulu pada antena nyamuk jantan panjangnya makin berkurang makin ke ujung antena, membuatnya terlihat seperti pohon cemara.

Alat mencari pasangan

Fungsi antena pada nyamuk selanjutnya adalah sebagai alat untuk mencari pasangan.

Di mana bulu-bulu antena nyamuk jantan sensitif terhadap getaran dan suara yang dihasilkan oleh kepakan nyamuk betina.

Baca juga: Mengenal Siklus Hidup Nyamuk 

Bulu antena nyamuk jantan akan bergetar sesuai dengan frekuensi kepakan sayap nyamuk betina. Getaran tersebut kemudian ditransmisikan sebagai sinyal listrik ke otak.

Dilansir dari Ask Nature, frekuensi 380 Hz (suara kepakan nyamuk betina) menunjukkan adanya nyamuk betina di dekatnya sehingga membantu nyamuk jantan untuk mengenalinya secara efisien untuk tujuan reproduksi.

Mendeteksi karbon dioksida

Seperti yang kita ketahui, hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. Mereka melakukannya untuk mendapatkan protein yang dibutuhkan bagi perkembangan telurnya.

Baca juga: Jenis Nyamuk Penghisap Darah Manusia

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, antena nyamuk betina berfungsi mendeteksi karbon dioksida yang dikeluarkan dari napas dan pergerakan udara seseorang.

Dengan begitu, nyamuk betina dapat mendeteksi manusia ataupun hewan yang kulitnya dapat digigit dari jauh ataupun dalam kondisi gelap.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Perbedaan Simple Past Tense dan Past Continuous Tense

Perbedaan Simple Past Tense dan Past Continuous Tense

Skola
Antonim dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Antonim dalam Bahasa Inggris: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Polisemi: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Polisemi: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Skola
35 Contoh Kalimat Future Perfect Tense beserta Artinya

35 Contoh Kalimat Future Perfect Tense beserta Artinya

Skola
Contoh Perumpamaan 'Kaya Apa' dalam Bahasa Jawa

Contoh Perumpamaan "Kaya Apa" dalam Bahasa Jawa

Skola
Ateges Tanpa Basa Jawa

Ateges Tanpa Basa Jawa

Skola
Bahasa Jawa: Wujude Aksara Jawa

Bahasa Jawa: Wujude Aksara Jawa

Skola
Bahasa Jawa: Nulis lan Maca Pawarta

Bahasa Jawa: Nulis lan Maca Pawarta

Skola
Teori Ordinal dalam Perilaku Konsumen

Teori Ordinal dalam Perilaku Konsumen

Skola
4 Faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi, Apa Saja?

4 Faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi, Apa Saja?

Skola
Komunikasi Full Duplex: Pengertian dan Contohnya

Komunikasi Full Duplex: Pengertian dan Contohnya

Skola
5 Perbedaan DNA dan RNA yang Penting untuk Diketahui

5 Perbedaan DNA dan RNA yang Penting untuk Diketahui

Skola
Cerita Legendha Basa Jawa

Cerita Legendha Basa Jawa

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com