Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Akhir November, Rumah Betang Lunsa Hilir Punya Wajah Baru

Kompas.com - 04/09/2023, 06:00 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Kementerian PUPR sedang merenovasi Rumah Betang Lunsa Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Renovasi rumah adat Dayak Taman yang juga merupakan bangunan cagar budaya itu ditargetkan selesai November 2023.

"Total ada sekitar 30 pintu di Rumah Betang ini, saat ini progres konstruksinya sudah 46,49%," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau perkerjaan di lokasi pada Minggu (03/09/2023), Dikutip dari laman Kementerian PUPR.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalbar Deva Kurniawan mengatakan, Rumah adat yang didirikan pada 1942 silam ini menjadi kediaman masyarakat Sub Suku Dayak Taman turun temurun.

Rumah Betang Lunsa Hilir pun telah mengalami beberapa kali perbaikan sebelumnya.

Baca juga: Jadi Ikon Kerajaan Wajo, Kawasan Wisata Rumah Adat Atakkae Dipersolek

Perbaikan yang pertama dilakukan sekaligus untuk memindahkan beranda (Ta’soo) menjadi menghadap ke Jalan Raya.

"Sebelumnya Ta’soo menghadap ke Sungai, karena Sungai merupakan hal sakral bagi suku Dayak Taman," kata Deva.

Ilustrasi desain Rumah Betang Lunsa Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).Dok. Pemkab Kapuas Hulu Ilustrasi desain Rumah Betang Lunsa Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menurut dia, tujuan pekerjaan renovasi ini adalah untuk pelestarian bangunan gedung cagar budaya.

"Lingkup pekerjaanya berupa Pekerjaan Rehabilitasi Bangunan Utama Rumah Betang, Pekerjaan Bangunan Servis, Pekerjaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) & Perkerasan Jalan, Pekerjaan Dapur Komunal, Pekerjaan Penataan Kawasan, dan Pekerjaan Mekanikal Elektrikal," terangnya.

Lalu, beberapa perbaikan yang dilakukan pada bangunan tersebut di antaranya rehabilitasi selasar teras di bangunan utama, rehabilitasi atap di bangunan utama, serta pembangunan bangunan tambahan termasuk dapur komunal.

"Pembangunanya menggunakan pembiayaan APBN tahun 2023 sebesar Rp 20,3 miliar yang pekerjaannya dimulai sejak April 2023 dan akan selesai sesuai kontrak di akhir November 2023," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com