Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Termasuk Kopi, Ini Minuman yang Harus Dihindari saat Sahur

Salah satu menu sahur yang paling disarankan adalah air putih. Sebab selama puasa tubuh tidak menerima asupan cairan, jadi perlu asupan air yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Seperti diketahui bahwa 60 –70% dari tubuh terbuat air.

Itu artinya setiap pengurangan asupan cairan, dapat memengaruhi sel-sel tubuh dan mengganggu saraf berfungsi dengan baik. Tak hanya itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan efek samping seperti sembelit, sakit kepala, pusing, kelelahan hingga kulit kering.

Kendati begitu, tidak semua jenis minuman cocok dikonsumsi saat sahur. Alih-alih memenuhi kebutuhan cairan tubuh, beberapa jenis minuman berikut ini justru bisa berefek buruk pada tubuh apabila dikonsumsi saat sahur.

Berikut ini adalah minuman yang harus dihindari saat sahur:

1. Minuman berkafein: kopi dan teh

Jenis minuman yang pertama yang perlu dihindari saat sahur adalah teh dan kopi. Alasannya adalah karena kedua minuman tersebut mengandung kafein, terutama kopi yang memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi.

Kafein dapat menyebabkan hilangnya air dalam tubuh yang justru bisa meningkatkan rasa haus. Terlebih lagi, minuman manis dicerna dengan sangat cepat dan bisa membuat Anda merasa lapar lebih cepat dari seharusnya.

Melansir Kompas.com (25/4/2022), Nour Zibdeh, ahli diet terdaftar dan spesialis kesehatan pencernaan yang berbasis di Virginia, AS, mengatakan, minum kopi di bulan puasa lebih dianjurkan setelah berbuka ketimbang saat sahur.

“Saya biasanya minum secangkir kopi sekitar jam 8 malam. Strategi ini cukup membantu menambah energi saat harus bersosialisasi dan beribadah di malam hari,” ujarnya.

Cara ini juga dapat membantu Anda yang terbiasa minum beberapa cangkir kopi atau teh di siang hari. Karena kandungan kafein di dalam kopi dan teh adalah zat adiktif, yang mana bisa memicu sakit kepala saat Anda berhenti mengonsumsinya tiba-tiba.

Namun sebagai catatan, konsumsi kopi setelah berbuka puasa juga perlu dibatasi sebab jika terlalu berlebih malah akan bisa mengganggu waktu tidur Anda.

2. Minuman bersoda

Setelah minuman berkafein, jenis minuman lainnya yang perlu dihindari saat sahur adalah minuman bersoda.

Sebab minuman bersoda bisa menimbulkan masalah pada pencernaan seperti menurunkan kualitas pencernaan.

Minum minuman bersoda atau minuman ringan lainnya, akan membuat perut terasa penuh dan menunda proses pencernaan.

Minuman terbaik adalah air putih

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, mencukupi asupan air saat sahur adalah hal yang sangat penting. Cara yang bisa Anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah minum air putih.

Sebab air putih merupakan cairan terpenting yang dibutuhkan tubuh untuk menghilangkan dahaga selama puasa.

Selain itu jangan lupa bahwa air putih ikut berperan dalam penurunan berat badan dan pemeliharaan, karena membantu membuang racun dan mengurangi rasa lapar.

Inilah sebabnya mengapa penting untuk minum air putih sedikit demi sedikit sepanjang malam setelah berbuka puasa.

Sayangnya setelah seharian berpuasa, orang cenderung lebih tertarik kepada minuman berasa ketimbang air putih. Padahal minuman berasa yang mengandung banyak gula tidak sepenuhnya baik untuk tubuh.

Utamakan untuk mengonsumsi air putih terlebih dahulu saat berbuka puasa serta buah-buahan segar, jus, dan sayuran dengan kandungan air yang tinggi.

Salah satu alternatif menu berbuka yang baik adalah air kelapa. Hal itu karena air kelapa merupakan sumber elektrolit yang bagus dengan gula dan mineral sederhana yang dapat membantu mengisi kembali kehilangan air di dalam tubuh.

(Sumber:Kompas.com/Bestari Kumala Dewi | Editor: Bestari Kumala Dewi)

https://www.kompas.com/wiken/read/2022/04/30/040000581/termasuk-kopi-ini-minuman-yang-harus-dihindari-saat-sahur

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke