Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Tidak Boleh Minum Teh Saat Perut Kosong, Ini yang Akan Terjadi

Kompas.com - 20/05/2024, 06:30 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menyesap teh menjadi salah satu rutinitas yang sering kali dilakukan beberapa orang, terutama di pagi hari setelah bangun tidur.

Teh mengandung kafein yang dapat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperbaiki suasana hati di pagi hari.

Meski demikian, kebiasaan minum teh di pagi hari sebelum makan atau saat perut kosong dapat memberikan efek yang kurang baik pada tubuh.

Lantas, apa yang terjadi jika minum teh sebelum makan?

Baca juga: 5 Manfaat Minum Teh Earl Grey Setiap Hari, Mengusir Sedih dan Menurunkan Berat Badan


Efek minum teh sebelum makan

Alasan tidak boleh minum teh sebelum makan. Alasan tidak boleh minum teh sebelum makan.
Berikut beberapa efek yang mungkin terjadi jika minum teh sebelum makan:

1. Mengganggu sistem pencernaan

Teh bersifat asam dan meminumnya saat perut kosong dapat mengganggu keseimbangan asam-basa pada tubuh, dikutip dari Times of India.

Pada akhirnya, teh dapat menyebabkan keasaman atau gangguan pencernaan, seperti kembung, mual, dan mulas.

Selain itu, teh juga mengandung senyawa yang disebut teofilin yang memiliki efek dehidrasi dan dapat menyebabkan sembelit.

2. Menyebabkan erosi pada enamel gigi

Efek selanjutnya yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi teh di pagi hari tanpa makan terlebih dahulu dapat memicu permasalahan pada gigi.

Hal ini karena, bakteri di mulut akan memecah gula yang akan meningkatkan kadar asam di mulut dan dapat menyebabkan erosi enamel gigi.

Baca juga: Jarang Diketahui, Ini 6 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Es Teh Saat Cuaca Panas

3. Menghambat penyerapan nutrisi

Dilansir dari Indian Express, teh memiliki senyawa yang disebut tanin. Di mana, senyawa ini dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan.

Selain itu, kandungan kafein yang terdapat dalam teh juga dapat mengurangi penyerapan nutrisi.

Untuk itu, teh tidak direkomendasikan untuk mereka yang memiliki permasalahan dalam penyerapan zat besi.

4. Memicu refluks asam lambung

Tak hanya mengganggu pencernaan, namun teh yang dikonsumsi sebelum makan juga dapat memicu refluks asam lambung.

Saat mengalami refluks asam, seseorang dapat merasakan sakit di dada bagian bawah, yang disebut sebagai mulas. Di mana, mitu ulas adalah bagian dari reaksi teh asam di perut.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk makan makanan terlebih dahulu sebelum minum teh.

Sementara itu, waktu terbaik untuk minum teh dianjurkan 1-2 jam setelah makan. Anda juga bisa meminumnya di pagi hari, tapi pastikan saat perut tidak kosong.

Kebanyakan orang minum teh pada malam hari, bersama dengan beberapa makanan ringan yang merupakan pilihan yang cukup baik.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

4 Lowongan KAI untuk Lulusan SMA, Berikut Syarat dan Cara Melamarnya

Tren
Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Gaduh soal Lumba-Lumba Pink, Asli atau Rekayasa? Ini Kata Peneliti Mamalia Laut

Tren
Istilah 'Khodam' Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Istilah "Khodam" Ramai di Media Sosial, Apa Itu? Ini Penjelasan Budayawan

Tren
5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

5 Perilaku Aneh yang Umum Dilakukan Anjing Peliharaan dan Alasannya

Tren
28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

28 Wilayah DIY Berpotensi Kekeringan 21-30 Juni 2024, Mana Saja?

Tren
Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Viral, Video Pengunjung Beri Makan Kuda Nil Sampah Plastik, Taman Safari Bogor: Sedang Dicari Identitasnya

Tren
Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Profil 10 Stadion yang Menggelar Pertandingan Euro 2024 Jerman

Tren
'Wine' Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

"Wine" Tertua di Dunia yang Ditemukan di Spanyol Mengandung Abu Kremasi Manusia

Tren
5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

5 Hewan yang Melakukan Kanibalisme Seksual dengan Memakan Pasangannya Sendiri

Tren
Mengenal Pohon 'Penghasil' Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Mengenal Pohon "Penghasil" Madu Hutan yang Menjulang hingga 88 Meter

Tren
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Harga Tiket Masuk Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko di Libur Sekolah 2024

Tren
Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Apa Efek Samping Obat Asam Lambung Golongan PPI seperti Lansoprazole dan Omeprazole?

Tren
NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

NASA Akan Kirim Bintang Palsu ke Orbit Bumi, untuk Menyaingi Matahari?

Tren
Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Gelombang Panas Serang Sejumah Negara, Bagaimana dengan Indonesia?

Tren
Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Kapan Tiket Konser Bruno Mars Bisa Dibeli? Ini Perkiraan Harga dan Cara Belinya

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com