Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Misteri Rabu Pon dan Isu Reshuffle pada 1 Februari 2023

Kompas.com - 31/01/2023, 15:48 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

DALAM kepercayaan di sebagian masyarakat Jawa, seseorang yang memiliki weton Rabu Pon konon mempunyai neptu yang besar, yaitu 14. Neptu hari Rabu adalah 7 dan neptu pasaran pon juga 7.

Neptu merupakan perhitungan antara hari lahir dengan hari pasaran yang hasilnya akan menentukan weton seseorang. Menurut perhitungan weton, orang yang lahir dengan weton Rabu Pon memiliki kemampuan menyejukkan hati orang di sekitarnya.

Selain itu, Rabu Pon juga dikenal sebagai sosok weton yang paling santun jika dibandingkan dengan weton-weton lainnya. Selain mengetahui karakter dan sifat seseorang, weton diyakini bisa mengetahui jodoh dan rezeki yang cocok melalui ramalan weton kelahiran.

Saat saya menikah tahun 1997 dengan gadis asal Minang, orang tua saya yang berasal dari Jawa Timur perlu “berkonsultasi” dengan Eyang Kartono di Ambarawa, Jawa Tengah untuk menghitung masing-masing weton agar dicari titik temunya.

Baca juga: Jelang Rabu Pon 1 Februari, Ini Kata Sejumlah Menteri Saat Ditanya soal Reshuffle

Dari kitab Primbon Jawa Kuno, konon Rabu Pon memiliki watak seperti Lakuning Rembulan atau orang yang memiliki kemampuan untuk “menerangi hati” orang lain. Makna menerangi hati adalah orang yang lahir dengan weton Rabu Pon mampu menjadi penenang bahkan motivator bagi orang di sekitarnya.

Banyak orang menyebut orang dengan weton Rabu Pon adalah pemecah solusi yang baik. Tidak hanya itu, Rabu Pon juga dikenal sebagai sosok yang santun, sopan, dan pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Selain berbudi luhur baik, weton Rabu Pon juga memiliki kecerdasan yang tinggi, berwawasan luas, dan memiliki kemampuan untuk bergaul dengan siapa saja. Weton Rabu Pon memiliki banyak teman dan disukai oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun tidak melulu sifat baik, Rabu Pon juga memiliki sifat buruk seperti cenderung posesif, tidak disiplin, suka dipuji, suka pamer, dan sedikit pemalas. Selain itu, orang yang mempunyai weton Rabu Pon tidak bijak dalam mengambil keputusan. Malah kerap merasa menyesal akan keputusan yang telah diambil.

Dari segi karier, orang yang lahir dengan weton Rabu Pon memiliki kesempatan atau lapangan pekerjaan yang cukup luas. Tidak disebut secara spesifik, apakah menjadi menteri yang mengepalai kementerian juga pantas untuk orang dengan weton Rabu Pon.

Menurut Primbon Jawa Kuno, Rabu Pon sangat cocok untuk bekerja pada beberapa bidang yang dilakukan sendiri, seperti wirausaha dan pedagang.

Mengingat sifat buruk yang dimilikinya, orang dengan weton Rabu Pon tidak cocok bekerja sebagai karyawan. Meski memiliki kemampuan dan kecerdasan yang baik, orang dengan weton Rabu Pon juga membutuhkan kemampuan pengambilan keputusan dan kedisiplinan tinggi.

Untuk urusan cinta weton Rabu Pon, diramalkan cocok menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki neptu antara 15 atau 10. Beberapa neptu tersebut merupakan orang-orang yang lahir pada Selasa Pon, Kamis Pon, Minggu Legi, Rabu Kliwon, Jumat Pahing, dan Jumat Wage.

Jika seseorang dengan weton Rabu Pon memiliki hubungan dengan salah satu dari weton tersebut, diramalkan akan menjadi pasangan yang bahagia. Selain menjadi pasangan yang dipenuhi dengan kebahagiaan, juga mengerti satu sama lain yang membuat hubungan menjadi langeng nan abadi.

Baca juga: Di Tengah Isu Reshuffle, PDI-P Singgung Rabu Pon Momentum Ambil Keputusan Strategis

Tidak hanya berlaku bagi hubungan rumah tangga, prediksi percintaan lestari ini juga terjadi pada pasangan kekasih.

Penjelasan panjang lebar ini saya kutip dari situs Orami.co.id, tertanggal 23 November 2022 mengingat peminatan utama saya dalah di ranah komunikasi politik serta sosial. Konteks Rabu Pon yang selalu ramai dibincangkan publik adalah dikait-kaitkannya dengan “isu” pergantian personel kabinet atau reshuffle.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Turangga Tertabrak Truk Gandeng di Jombang, KAI Tuntut Ganti Rugi?

Kereta Api Turangga Tertabrak Truk Gandeng di Jombang, KAI Tuntut Ganti Rugi?

Tren
BUMN Pelni Buka Rekrutmen Nakhoda dan Kepala Kamar Mesin, Ini Syaratnya

BUMN Pelni Buka Rekrutmen Nakhoda dan Kepala Kamar Mesin, Ini Syaratnya

Tren
Antiklimaks Euforia Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia...

Antiklimaks Euforia Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia...

Tren
Konsiliasi, Bukan Mediasi, Forum Penyelesaian Sengketa Khas Indonesia

Konsiliasi, Bukan Mediasi, Forum Penyelesaian Sengketa Khas Indonesia

Tren
Dianggap Cacat Menawan, Bisakah Lesung Pipi Dibuat?

Dianggap Cacat Menawan, Bisakah Lesung Pipi Dibuat?

Tren
Pengamat Beberkan Faktor Indonesia Dicoret Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20: Penolakan Israel, Anggap Remeh FIFA

Pengamat Beberkan Faktor Indonesia Dicoret Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20: Penolakan Israel, Anggap Remeh FIFA

Tren
Minum Kopi atau Teh Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Minum Kopi atau Teh Saat Berbuka Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Tren
Jalur KA Pertama Sulawesi Diresmikan, Mengapa Perkembangan Kereta Luar Jawa Terkesan Lambat?

Jalur KA Pertama Sulawesi Diresmikan, Mengapa Perkembangan Kereta Luar Jawa Terkesan Lambat?

Tren
Berakhir Sia-sia, Ini Kronologi Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 hingga Resmi Dicoret

Berakhir Sia-sia, Ini Kronologi Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 hingga Resmi Dicoret

Tren
Putri Bungsu HaHa Running Man Idap Guillain Barre Syndrom, Apa Itu?

Putri Bungsu HaHa Running Man Idap Guillain Barre Syndrom, Apa Itu?

Tren
Matematika dan Puisi

Matematika dan Puisi

Tren
Pembukaan Sekolah Kedinasan 2023: Alur Pendaftaran, Tahapan, dan Kuotanya

Pembukaan Sekolah Kedinasan 2023: Alur Pendaftaran, Tahapan, dan Kuotanya

Tren
Mengenal 7 Keajaiban Dunia Kuno, Hanya Satu yang Masih Berdiri

Mengenal 7 Keajaiban Dunia Kuno, Hanya Satu yang Masih Berdiri

Tren
Kata Media Asing soal Pencoretan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Kata Media Asing soal Pencoretan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Tren
Ramai soal Kereta Api Turangga Ditabrak Truk di Jombang, Lokomotif Ringsek dan Anjlok, Kereta Alami Keterlambatan

Ramai soal Kereta Api Turangga Ditabrak Truk di Jombang, Lokomotif Ringsek dan Anjlok, Kereta Alami Keterlambatan

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+