Kasus Guru Spiritual yang Perkosa Pasien di Ngawi, Diduga Ada Puluhan Korban Lain

Kompas.com - 29/07/2022, 17:05 WIB

KOMPAS.com - Seorang guru spiritual berinisial JKI (46) telah memperkosa anak pasiennya yang berusia di bawah umur di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kelakuan bejat pelaku diketahui telah dilakukan sebanyak 200 kali hingga membuat korban akhirnya hamil.

Akibat kehamilan tersebut membuat korban akhirnya berani menceritakan perilaku bejat pelaku kepada orang tuanya.

Selama ini korban tidak berani melapor, karena takut oleh ancaman yang diberikan pelaku.

Kasus tersebut kemudian ditanggani oleh Polres Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pada pelaku.

Baca juga: Guru Spiritual di Ngawi Perkosa Anak Pasiennya Selama 200 Kali, Berdalih Bersihkan Aura Negatif

Pertama kali diperkosa

Kepolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera mengungkapkan jika pelaku menyetubuhi korban pertama kali saat korban masih berusia 17 tahun.

Kelakuan bejat pelaku terus berulang selama dua tahun hingga korban berusia 19 tahun.

“Dari pengakuan tersangka persetubuhan dilakukan kurang lebih 200 kali selama kurun waktu tersebut," kata Dwiasi dikutip dari Kompas.com, Rabu (27/7/2022).

Dwiasi menjelaskan bahwa pelaku merupakan orang kepercayaan orang tua korban yang sudah dianggap sebagai guru spiritual.

Pelaku pertama kali mengenal korban ketika awal Februari 2020, saat keluarga korban sering meminta bantuan untuk pengobatan alternatif dan gangguan gaib yang dialami keluarga korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.