Kompas.com - 25/06/2022, 09:04 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap tindak kejahatan "carding".

Dikutip dari Instagram @kemenkominfo, carding adalah sebuah tindakan kejahatan dengan melakukan transaksi menggunakan nomor dan kartu orang lain.

Biasanya peretas atau hacker yang melakukan carding mendapatkan data nomor dan kartu tersebut secara ilegal.

Masyarakat diminta untuk waspada terhadap pratik kejahatan ini, karena dapat menguras uang yang berada di tabungan atau kartu kredit si korban.

Sehingga membuat si korban terkesan boros hingga membuat saldo yang berada di tabungan habis.

Baca juga: Hacker asal Sleman Raup Rp 31,5 Miliar dengan Meretas Perusahaan di AS

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian Kominfo (@kemenkominfo)

Baca juga: Ramai Layanan Dukcapil Online Dimatikan Sementara karena Ancaman Hacker, Benarkah?

Kejahatan cyber yang sudah lama dilakukan

Pengamat teknologi informasi sekaligus pakar digital forensik Ruby Alamsyah mengatakan, carding merupakan salah satu tindak kejahatan siber yang paling lama di dunia.

Melalui tindakan carding, peretas dapat melakukan pembobolan data kartu kredit milik korban.

"Intinya carding itu terjadinya pembobolan kartu kredit korban sehingga dapat dipergunakan oleh orang lain," katanya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Tips dan Cara Jaga Keamanan Akun WhatsApp dari Hacker

Gisel dan Tyas Mirasih datangi Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi kasus Carding, Jumat (6/3/2020).KOMPAS.COM/A. FAIZAL Gisel dan Tyas Mirasih datangi Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi kasus Carding, Jumat (6/3/2020).

Apabila peretas sudah mendapatkan nomor kartu kredit dan data pribadi korban, maka selanjutnya dapat disalahgunakan.

Tedapat dua cara yang dilakukan peretas membobol nomor kartu kredit dan data pribadi korban. Yakni dengan menggunakan phising link dan social engineering, serta melakukan pembobolan di situs e-commerce (toko online).

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.