Kompas.com - 21/11/2021, 18:15 WIB

KOMPAS.com - Sebuah unggahan video menampilan sebuah truk menggunakan minyak goreng sebagai bahan bakar, viral di media sosial Instagram.

Dalam video itu, terlihat seseorang memasukkan satu bungkus minyak goreng 2 liter dengan merek Bimoli ke dalam tangki bahan bakar kendaraan.

Video tersebut diunggah oleh akun ini di Instagram pada Sabtu (20/11/2021).

Video tersebut sudah ditonton sebanyak 3.000 kalid an dikomentari lebih dari 100 warganet. 

Lalu, apa dampaknya tanki truk diisi minyak goreng sebagai bahan bakar?

Baca juga: Video Viral TikTok Kemnaker Dikecam Warganet, Disebut Merendahkan Anak Magang

Penjelasan ahli

Dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady mengatakan, truk yang menggunakan mesin diesel memang bisa diisi dengan bahan bakar lain, selain solar.

Seperti misalnya CPO, biodiesel B100, atau campuran biodiesel-solar.

"Bahkan minyak goreng juga bisa dipakai untuk bahan bakar mesin diesel," kata Jayan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (21/11/2021).

Kendati demikian, Jayan mengatakan, penggunaan minyak goreng sebagai bahan bakar truk memiliki berbagai konsekuensi.

Dampak bagi mesin

Di antaranya adalah performa mesin berkurang sekitar 10-15 persen dan dilusi bahan bakar ke pelumas lebih besar.

Jayan menjelaskan, bahan bakar normalnya tidak masuk ke dalam ruang pelumas. Jika masuk pun, akan sangat sedikit.

"Tetapi kalo pakai bahan bakar dari tumbuhan punya kecenderungan bahan bakar bisa masuk ke ruang pelumas dan bercampur dengan pelumas," jelas dia.

Hal tersebut berpotensi menyebabkan degradasi kualitas pelumas lebih cepat.

"Untuk mesin dari yang saya tahu aman sih. Cuma harus sering-sering ganti pelumas," terang dia.

Baca juga: Video Viral Orangutan Menyeberang Jalan di Kutai Timur, Ini Penjelasan BKSDA Kaltim

 

Komentar warganet

Dalam kolom komentar unggahan tersebut, salah seorang warganet menyebut penggunaan minyak goreng pada kendaraan ditujukan agar valve pada pompa bahan bakar lebih licin dan tarikan lebih enteng.

Terkait hal itu, Jayan menyebut pompa bahan bakar memang menjadi terlumasi dengan baik, karena minyak nabati biasanya memiliki viskositas lebih tinggi.

"Tapi kalau tarikan enteng saya kira tidak, karena kandungan kalor dari minyak nabati lebih rendah dari solar," ujarnya.

Kendati demikian, Jayan menyebut penggunaan minyak goreng pada kendaraan tidak disarankan.

Sebab, hal tersebut bisa memiliki dampak negatif lebih banyak pada kendaraan.

Untuk itu, ia menyarankan agar masyarakat menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrik.

"Walaupun pakai bahan bakar di luar rekomendasi pabrik juga bisa, tapi efek negatifnya lebih banyak. Yang paling bener adalah menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrik," tutupnya.

Baca juga: Video Viral Ular Kobra Panjang Lebih dari 1 Meter di Mesin Motor, Diketahui Saat Isi Bensin

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.