Kompas.com - 13/08/2021, 20:32 WIB
Ilustrasi nasi putih. FREEPIK/JCOMPIlustrasi nasi putih.

KOMPAS.com - Nasi sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia sejak dulu kala. Bahkan tak sedikit orang Indonesia yang merasa belum kenyang bila belum menyantap nasi.

Padahal, terlalu banyak mengonsumsi nasi dalam kurun waktu yang lama berisiko menimbulkan berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Meski begitu, muncul sebuah teori yang menyebutkan bahwa untuk mengurangi risiko peningkatan gula darah, masyarakat dianjurkan mengonsumsi nasi dingin, benarkah demikian?

Nasi memiliki indeks glikemik tinggi

Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Senin (12/7/2021), nasi dapat membuat gula darah dalam tubuh meningkat karena memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Nasi mengandung zat pati. Sedangkan zat tersebut terbagi mejadi dua jenis, yaitu bisa dicerna dan tidak bisa dicerna.

Baca juga: 5 Manfaat Nasi Basi untuk Tanaman Aglonema, Jadi Lebih Subur

Nasi yang baru matang mengandung zat pati yang bisa dicerna, sehingga usus mudah mengolahnya menjadi glukosa dan mengedarkannya melalui pembuluh darah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal inilah yang perlu diwaspadai pengidap diabetes, karena zat itulah yang mengakibatkan peningkatan gula darah.

Penderita diabetes lebih disarankan untuk mengonsumsi zat pati resisten yang tidak bisa dicerna usus. Makanan yang mengandung zat pati resisten tidak akan menyebabkan kenaikan gula darah dalam tubuh sehingga cenderung lebih aman.

Kandungan nasi dingin

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Pubmed NCBI membuktikan bahwa nasi dingin memiliki zat pati resisten yang tinggi sehingga lebih aman dikonsumsi pasien diabetes.

Nasi dingin yang dimaksud adalah nasi yang diperoleh dengan menyimpannya di dalam kulkas dengan suhu 4 derajat celcius selama 24 jam, kemudian dihangatkan sebelum makan.

Baca juga: 7 Penyebab Nasi Cepat Basi di Rice Cooker

Halaman:

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.