[KLARIFIKASI] Sertifikat Vaksin Covid-19 Bukan Syarat Administrasi

Kompas.com - 04/08/2021, 10:36 WIB
Ilustrasi Klarifikasi KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoIlustrasi Klarifikasi
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar unggahan foto mengutip Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi yang menyebut sertifikat vaksin Covid-19 tidak menjadi syarat administrasi apapun.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut perlu diklarifikasi.

Pernyataan tersebut dibuat pada Selasa, 29 Juni 2021 dan mengacu pada Surat Edaran Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021.

Sementara sejak adanya Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 15 tahun 2021, tanggal 26 Juli 2021, pelaku perjalanan diwajibkan untuk menunjukkan bukti vaksin setidaknya dosis pertama. 

 

Narasi yang beredar

Akun Facebook Sikka Berhias mengunggah informasi bahwa sertifikat vaksin Covid-19 bukan syarat administrasi apapun pada Senin (2/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu setelah mengutip pernyataan Jubir Vaksin Kemenkes Siti Nadia Tarmizi yang berbunyi "Sertifikat vaksin sebagai salah satu syarat administrasi adalah bohong atau hoaks."

Menurut akun Facebook tersebut, vaksin masih terbatas untuk masyarakat dan Kementerian Perhubungan telah mempersulit calon pelaku perjalanan dengan mewajibkan sertifikat vaksin.

Berikut narasi lengkap yang ditulis akun tersebut:

"Vaksin terbatas untuk masyarakat.
Kementrian Perhubungan menyusahan calon pelaku perjalanan dengan bukti vaksinasi (sertifikat vaksin) padahal sudah disampaikan kemenkes bahwa sertifikat vaksin bukan syarat administrasi apapun. Aneh"

Unggahan tersebut telah disukai sebanyak 30 kali, dikomentari 9 kali, dan dibagikan ulang 1 kali.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.