Prosedur Karantina Hewan dan Produk Olahannya untuk Kepentingan Ekspor

Kompas.com - 18/06/2021, 10:30 WIB
Karantina hewan sebelum hewan keluar dari wilayah RI. Unsplash/Alexis Mora AnguloKarantina hewan sebelum hewan keluar dari wilayah RI.

KOMPAS.com - Prosedur karantina hewan ekspor berlaku untuk hewan hidup maupun hasil olahannya.

Karantina hewan dimaksudkan untuk mengatur lalu lintas komoditas hewan dan produk hewan keluar dari wilayah Indonesia.

Dilansir dari karantina.pertanian.go.id, karantina harus dilakukan demi memastikan bahwa hewan dan produk olahannya yang diekspor bebas ini aman dan bebas dari hama. 

Selain dilakukan pada hewan komoditas alias diperdagangkan, karantina ini juga berlaku untuk WNA yang akan membawa pulang hewan peliharaannya ke negara asalnya.

Karantina dilakukan di tempat yang terpisah, jauh dari keramaian, guna mencegah terjadinya penluaran atau penyebaran penyakit yang berbahaya.

Di dalam karantina, hewan hidup akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rinci. Pemeriksaan kesehatan ini juga disesuaikan dengan kebijakan yang diterapkan oleh negara tujuan. Dalam kondisi tertentu, bisa pula dilakukan disinfeksi. 

Baca juga: Kucing Juga Bisa Demam, Ini Cara Mengatasinya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prosedur karantina hewan

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, berikut ini adalah prosedur karantina hewan sebelum keluar dari wilayah RI:

1. Pemilik media pembawa harus melaporkan rencana ekspor kepada petugas karantina tentang akan dikirimnya sebuah media pembawa binatang dari sebuah pelabuhan atau bandar udara. 

2. Pemilik media mengisi formulir KH-1, yaitu formulir permohonan pemeriksaan karantina dengan melampirkan beberapa dokumen pendukung.

3. Tindakan pemeriksaan oleh petugas bisa dilakukan di tempat-tempat pengeluaran di pelabuhan, bandar udara atau malah gudang pemilik dan Instalasi Karantina Hewan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X