Kompas.com - 09/05/2021, 14:54 WIB
Polisi membongkar praktik penyelundupan pemudik oleh oknum sopir truk di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Kamis 6 Mei 2021. Polisi membongkar praktik penyelundupan pemudik oleh oknum sopir truk di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Kamis 6 Mei 2021.

KOMPAS.com - Warga Negara Asing (WNA) asal China bisa mudah masuk ke Indonesia di tengah larangan mudik bagi masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara di sisi lain, warga negara India juga dilarang masuk ke Indonesia pada pertengahan April 2021.

Terkait masuknya 85 WNA ke Indonesia dibenarkan oleh Dikrektorat Jenderal Imigrasi. Arya Pradhana Anggakara, kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, mengatakan, puluhan warga China itu menyewa pesawat untuk masuk ke Indonesia.

Mereka menumpangi pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dan terbang dari Shenzen. Puluhan warga negara China itu mendarat di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Baca juga: Imigrasi: 85 WN China Masuk ke Indonesia dengan Pesawat Sewaan

Masuknya warga negara China di tengah larangan mudik itu menuai kritik dari sejumlah kalangan. Pengamat kebijakan publik Gabriel Lele menilai pemerintah tidak konsisten dalam menerapkan kebijakan.

Ia mengatakan, pemerintah terkesan memberika perlakuan istimewa terhadap WNA. Sementara di sisi lain, warganya sendiri justru dibatasi pergerakannya. Gabriel menuding pemerintah berlaku diskriminatif terhadap warganya sendiri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gabriel juga mempertanyakan urgensi WNA China yang masuk ke Indonesia.

"Karena yang diberi perlakuan adalah WNA China, perlu dilacak urgensinya. Mengapa Cina? Bagaimana dengan WNA yang lain? Pemerintah tidak diperbolehkan memberikan perlakuan diskriminatif terhadap WNA mana pun kecuali terdapat alasan obyektif," sebut dosen Manajemen Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada itu dilansir Kompas.com Tren.

Baca juga: Mudik Dilarang tapi WNA Boleh Masuk, Pemerintah Diminta Konsisten

Sementara sejumlah anggota DPR meminta pemerintah bersikap transparan terkait masuknya WNA China ke Indonesia di tengah pembatasan pergerakan masyarakat seperti momen mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah juga harus bisa menjelaskan masalah tersebut sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, penjelasan pemerintah sangat diperlukan agar masyarakat tidak berspekulasi hingga menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

"Ini penting agar publik tidak menduga-duga apa yang terjadi dan memberikan kepastian informasi. Kepastian berita yang sebenarnya karena jangan sampai yang berkembang hari ini, kan kita melarang mudik, tapi dari luar masih bisa masuk," ujarnya di lansir Kompas.com Nasional.

Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetyani berpendapat sama. Ia juga meminta pemerintah menjelaskan masalah masuknya 85 WNA ke Indonesia. Menurutnya, jangan sampai publik menilai kebijakan pemerintah tidak konsisten.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X