Sudah Divaksin tapi Masih Bisa Terinfeksi Covid-19? Simak, Ini Penjelasan Kemenkes

Kompas.com - 18/04/2021, 14:15 WIB
 Ilustrasi vaksinasi. Dok. Shutterstock Ilustrasi vaksinasi.

KOMPAS.com - Program vaksinasi Covid-19 nasional sudah mulai digulirkan sejak Januari 2021.

Update terkini, lebih dari 10 juta orang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 5,9 juta dosis kedua. 

Baca juga: [HOAKS] Vaksin Covid-19 Jenis mRNA Dapat Mengubah Genetik Manusia

Meskipun demikian, masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami manfaat atau kegunaan pemberian vaksin, sebagai salah satu strategi pengendalian pandemi.

Salah satunya di media sosial, di mana sebagian orang mempertanyakan adanya kasus-kasus positif Covid-19 pada orang yang sudah menerima dua kali suntikan vaksin.

Sudah divaksin kok masih bisa terinfeksi Covid-19?

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, masyarakat perlu memahami bahwa vaksin tidak mencegah terjadinya penularan Covid-19.

"Yang mencegah penularan itu 3M, termasuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Karena tertular itu kan virus masuk ke dalam tubuh kita, dan benteng kita itu 3M," kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Soal Vaksin Nusantara, Kemenkes: Kita Tunggu Saja Rekomendasi BPOM

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X