Wisnu Nugroho
Pemimpin Redaksi Kompas.com

Wartawan Kompas. Pernah bertugas di Surabaya, Yogyakarta dan Istana Kepresidenan Jakarta dengan kegembiraan tetap sama: bersepeda. Menulis sejumlah buku tidak penting.

Tidak semua upaya baik lekas mewujud. Panjang umur upaya-upaya baik ~ @beginu

Bom Bunuh Diri di Gerbang Katedral Makassar dan Ancaman Teror Serentak

Kompas.com - 30/03/2021, 09:06 WIB
Seorang umat muslim meneteskan air mata ketika mengikuti doa bersama lintas agama saat peringatan setahun tragedi bom gereja Surabaya di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/5/2019). Pada peringatan tersebut digelar juga doa lintas agama yang dihadiri sejumlah pemuka agama. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUSeorang umat muslim meneteskan air mata ketika mengikuti doa bersama lintas agama saat peringatan setahun tragedi bom gereja Surabaya di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/5/2019). Pada peringatan tersebut digelar juga doa lintas agama yang dihadiri sejumlah pemuka agama.

HAI, apa kabarmu? Semoga kabarmu baik.

Banyak peristiwa terjadi pekan lalu yang membuat kita berpikir tentang keadaan kita. Apakah baik? Apakah buruk? Apakah tidak pasti antara baik atau buruk? Apakah dalam ancaman ketidakbaikan atau keburukan?

Banyak hal terjadi di luar kendali kita sendiri membuat kita hidup dalam ketidakpastian. Soal kabar misalnya, menjadi tidak pasti.  

Pekan lalu, misalnya. Kita dikejutkan dengan teror bom. Bom bunuh diri terjadi di gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pukul 10.30 WITA.

Tidak sendiri, pelaku teror bom bunuh diri adalah pasangan suami isteri yang diidentifikasi sebagai L dan YSF.

Identifikasi keduanya dilakukan Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Tim Labfor Mabes Polri.

Keduanya masih muda dan disebut polisi sebagai "milenial". L dan YSF berboncengan mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi DD 5984 MD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Identifikasi sebagai suami isteri didapat polisi dari keterangan Rizaldi. Rizaldi menikahkan L dan YSF pada September 2020.

Rizaldi ditangkap polisi pada Januari 2021. Rizaldi ditangkap bersama Zulfikar, menantunya yang tewas ditembak polisi.

Menurut keterangan polisi, Rizaldi bersama Zulfikar adalah anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diidentifikasi terkait bom Jolo di Filipina, 2018.

Terkait pasangan suami isteri ini, polisi menyebut L dan YSF bertugas sebagai pemberi doktrin, mempersiapkan jihad dengan bom bunuh diri dan membeli bahan untuk bom bunuh diri. 

Anggota polisi mengamati motor yang digunakan terduga pelaku bom bunuh diri sebelum dievakuasi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). Kepolisian telah mengidentifikasi salah satu dari dua terduga pelaku bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (28/3/2021) di depan Gereja Katedral Makassa rberjenis kelamin laki-laki berinisial L sedangkan lainnya masih dalam proses identifikasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/aww.ANTARA FOTO/ARNAS PADDA Anggota polisi mengamati motor yang digunakan terduga pelaku bom bunuh diri sebelum dievakuasi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). Kepolisian telah mengidentifikasi salah satu dari dua terduga pelaku bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (28/3/2021) di depan Gereja Katedral Makassa rberjenis kelamin laki-laki berinisial L sedangkan lainnya masih dalam proses identifikasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/aww.
Polisi mendapati bukti, L dan YSF kerap hadir dalam pengajian di Villa Mutiara, Cluster Biru, Makassar dan memberikan doktrin jihad sebelum mempersiapkan bom bunuh diri.  

Bom bunuh diri dipersiapkan secara tepat terkait pemilihan waktu.

Pukul 10.30 saat bom bunuh diri itu meledak dan menewaskan L dan YSF adalah waktu peralihan jadwal misa Minggu Palma antara misa kedua dan ketiga.

Dalam tradisi Gereja Katolik, Minggu Palma adalah awal dari rangkaian Pekan Suci menuju Paskah yang akan jatuh pada 4 April 2021.

Pekan Suci terdiri dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Paskah. 

Di semua rangkaian Pekan Suci itu, misa kedua biasanya dihadiri paling banyak umat karena tidak terlalu awal dan tidak terlalu larut. Karena pandemi, jumlah umat yang hadir dibatasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.