Kompas.com - 28/02/2021, 18:43 WIB

KOMPAS.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun pernikahan yang kedua dengan Reino Barack, Syahrini mengunggah foto dengan riasan ala Geisha pada Minggu (28/2/2021).

Selebriti Indonesia ini bersanding dengan pasangannya mengenakan pakaian khas Jepang

Geisha merupakan ikon budaya Jepang. Sosok Geisha menampilkan gambaran perempuan yang pandai dalam seni rupa, menari, menyanyi, memainkan alat musik shamisen, memiliki tata krama makan, dan tutur kata yang lembut.

Foto Syahrini mendapat berbagai komentar dari warganet, terutama soal riasan ala Geisha.

Baca juga: Dandan Ala Geisha, Wajah Syahrini Buat Salah Fokus

Mengapa Geisha menjadi ikon budaya Jepang? Mengapa riasannya identik dengan cat putih yang menutupi seluruh wajah?

Sejarah Geisha

Dilansir dari Jpninfo.com, Geisha telah ada sejak awal 600 M. Mereka tampil sebagai penghibur dan teman minum.

Akan tetapi, tampilan ikonik yang kita lihat saat ini mulai populer pada abad ke-17.

Secara tradisional, mereka Geisha tampil untuk dan menjamu bangsawan Jepang yang kaya, dan mencapai status mereka setelah proses pelatihan yang melelahkan yang memakan waktu bertahun-tahun.

Terdapat hierarki dalam dunia Geisha. Geisha dengan kasta tertinggi biasanya tinggal di Gion Kobu, Pontocho, distrik Kamishichiken di Kyoto.

Sebelum menjadi Geisha, semua perempuan harus menjadi Maiko selama bertahun-tahun sebelum mencapai pangkat yang lebih tinggi dari seorang Geisha.

Pada masa itu, jadi hal yang umum bagi perempuan untuk mulai berlatih menjadi Maiko pada usia 15 tahun.

Mereka diajari cara menari, bernyanyi, memainkan alat musik, dan cara berbicara dan menghibur pelanggan.

Pada masa terkelamnya, kelompok Geisha pernah dianiaya, dipenjara, atau dipekerjakan sebagai selir. Di masa kini, komunitas Geisha profesional tradisional telah melewati semua itu.

Kini, mereka lebih menawarkan pertunjukan seni dan tradisi khas Jepang.

Cat putih seluruh wajah

Bedak putih yang melapisi seluruh wajah dan leher, jadi karakteristik riasan Geisha. Lapisan putih ini membuat warna merah pada bibir dan warna hitam pada rambut lebih mencolok.

Asal muasal riasan unik ini bermula pada Periode Heian (794 hingga 1185 M), di mana budaya China masih sangat berpengaruh di Jepang.

Salah satunya di bidang kecantikan. Pekerja seks di China memakai riasan putih tebal agar terlihat lebih baik dalam cahaya, terutama jika mereka tampil atau menghibur bangsawan.

Sebagian besar kerja mereka dilakukan pada malam hari. Pencahayaan zaman dahulu tidak sebagus sekarang. Hanya ada api dan cahaya dari lilin.

Pekerja seks China dan Geisha memakai riasan putih untuk menciptakan tampilan porselen, agar ekspresi wajah lebih menonjol yang bisa terlihat jelas. Sangat penting bagi wajah mereka untuk terlihat dan dikenali.

Praktik ini dapat dikatakan tidak lagi relevan untuk zaman sekarang, di mana sumber cahaya melimpah dari lampu dan kecanggihan teknologi lainnya.

Akan tetapi, Geisha modern masih melanjutkan tradisi ini, disertai dengan aspek tradisional penampilan Geisha, seperti kimono dan aksesoris lainnya.

Berdandan ala Geisha

Ada langkah atau tata cara dalam menggunakan riasan Geisha.

Mai-ko.com, situs yang menyoroti budaya dan seni di Jepang, merangkum cara berdandan ala Geisha, meliputi:

  • Mengoleskan lapisan lilin yang tebal pada kulit telanjang. Lapisan ini akan meleleh oleh kehangatan tangan dan ditekan ke wajah dan leher. Ini berfungsi untuk menghaluskan pori-pori dan mencegah keringat.
  • Alis dibuat dengan pasta khusus yang disebut tsubushi. Nantinya alis dicat dengan pigmen merah dan hitam. Beberapa Geisha bahkan mencukur alisnya, agar lebih mudah merias wajah.
  • Oleskan bedak putih. Bedak tersebut berbentuk bubuk putih atau merah muda yang dapat dicampur dengan air untuk mendapatkan bentuk pasta kental.
  • Olesankan riasan putih dengan kuas datar lebar dan kemudian ratakan dengan spons riasan berukuran besar.
  • Gunakan pewarna merah muda untuk pembentukan wajah, khususnya area hidung dan mata.
  • Buat garis lusus, dari kantung mata ke pipi. Untuk tampilan sehari-hari, Geisha menggunakan dua garis yang disebut eriashi. Sedangkan untuk acara-acara khusus, mereka membentuk tiga garis yang disebut sanbonashi, yang dicat dengan stensil khusus.
  • Gunakan eyeliner hitam dan maskara, yang ditempatkan di atas riasan merah di sekitar mata. Terkadang lipstik merah juga digunakan di sekitar mata. Akan tetapi, Maiko tahun pertama kemungkinan tidak diizinkan menggunakan maskara.
  • Terakhir, pakai lipstik merah atau di Jepang disebut beni.

Khusus Maiko tahun pertama (kecuali distrik Pontocho), warna merah hanya dapat diaplikasikan pada bibir bawah.

Untuk Maiko dan Geiko lainnya, kedua lapisan bibir dicat. Bibir dicat lebih kecil dari yang sebenarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TV Analog Jogja Dimatikan Malam Ini, Berikut Cara Ubah ke Siaran TV Digital

TV Analog Jogja Dimatikan Malam Ini, Berikut Cara Ubah ke Siaran TV Digital

Tren
Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina per 2 Desember 2022: Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex

Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina per 2 Desember 2022: Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex

Tren
Daftar Harga Bahan Pokok yang Naik Jelang Natal, Telur Rp 30.200 per Kg

Daftar Harga Bahan Pokok yang Naik Jelang Natal, Telur Rp 30.200 per Kg

Tren
Ramai soal Pengguna BPJS Kesehatan Harus Menunggu Pelayanan Berjam-jam, Begini Penjelasannya

Ramai soal Pengguna BPJS Kesehatan Harus Menunggu Pelayanan Berjam-jam, Begini Penjelasannya

Tren
Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan di Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2

Daftar Perusahaan yang Buka Lowongan di Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2

Tren
Apa Itu 'Fit and Proper Test'? Dijalani Calon Panglima TNI Yudo Margono Hari Ini

Apa Itu "Fit and Proper Test"? Dijalani Calon Panglima TNI Yudo Margono Hari Ini

Tren
Sering Bingung, Ini Beda antara ASN, PNS, dan PPPK

Sering Bingung, Ini Beda antara ASN, PNS, dan PPPK

Tren
Ramai soal Ramuan Ketumbar Disebut Bisa Atasi Penyempitan Pembuluh Darah, Apa Kata Dokter?

Ramai soal Ramuan Ketumbar Disebut Bisa Atasi Penyempitan Pembuluh Darah, Apa Kata Dokter?

Tren
Disubsidi hingga Rp 6,5 juta, Ini Harga Motor Listrik di Indonesia

Disubsidi hingga Rp 6,5 juta, Ini Harga Motor Listrik di Indonesia

Tren
Kenapa Nonton MotoGP Setelah Era Valentino Rossi Jadi Kurang Seru?

Kenapa Nonton MotoGP Setelah Era Valentino Rossi Jadi Kurang Seru?

Tren
Pagi atau Malam, Kapan Waktu Terbaik Minum Obat Hipertensi?

Pagi atau Malam, Kapan Waktu Terbaik Minum Obat Hipertensi?

Tren
Kuil Buddha di Thailand Dikosongkan Setelah Semua Biksu Dinyatakan Positif Sabu

Kuil Buddha di Thailand Dikosongkan Setelah Semua Biksu Dinyatakan Positif Sabu

Tren
Viral, Unggahan soal Dugaan Modus Penipuan via Pengecekan Resi Format APK, Ini Kata J&T

Viral, Unggahan soal Dugaan Modus Penipuan via Pengecekan Resi Format APK, Ini Kata J&T

Tren
15 Link Download Kalender 2023 Format JPG dan EPS

15 Link Download Kalender 2023 Format JPG dan EPS

Tren
Regsosek, Upaya Menuju Satu Data Perlindungan Sosial

Regsosek, Upaya Menuju Satu Data Perlindungan Sosial

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.