Untuk Apa Meterai Tempel Rp 10.000? Ini Ketentuan Penggunaannya

Kompas.com - 29/01/2021, 19:50 WIB
Tampilan meterai Rp 10.000. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)Tampilan meterai Rp 10.000.

KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyatakan, meterai tempel baru Rp 10.000 sudah dapat diperoleh di Kantor Pos seluruh Indonesia.

Meterai baru ini diterbitkan sebagai pengganti meterai tempel lama desain tahun 2014.

Peraturan dan pemakaian meterai tempel baru ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021.

“Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama, seperti dimuat laman resmi DJP, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Meterai Rp 10.000 Berlaku Per 1 Januari, Pekan Depan Mulai Diedarkan

Bagaimana ketentuan penggunaan meterai Rp 10.000?

Ketentuan penggunaan meterai Rp 10.000

Pemerintah mengatur penggunaan materai Rp 10.000 dalam UU Nomor 10 Tahun 2020. Adapun bea meterai 10.000 rupiah berlaku pada beberapa dokumen, yaitu:

1. Surat perjanjian, surat keterangan, surat pernyataan, atau surat lainnya yang sejenis, beserta rangkapnya;

2. Akta notaris beserta grosse, salinan, dan kutipannya;

3. Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah beserta salinan dan kutipannya;

4. Surat berharga dengan nama dan dalam bentuk apa pun;

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X