Pandemi Covid-19 dan Ancaman Rabun Jauh pada Anak...

Kompas.com - 24/01/2021, 12:50 WIB
Maroun Dagher, pengembang web berusia 34 tahun yang kehilangan satu matanya akibat ledakan dahsyat 4 Agustus, menjalani pemeriksaan mata di Rumah Sakit Mata dan Telinga, sebelah utara ibu kota Lebanon, Beirut, pada 17 Agustus 2020. ANWAR AMRO/AFPMaroun Dagher, pengembang web berusia 34 tahun yang kehilangan satu matanya akibat ledakan dahsyat 4 Agustus, menjalani pemeriksaan mata di Rumah Sakit Mata dan Telinga, sebelah utara ibu kota Lebanon, Beirut, pada 17 Agustus 2020.

KOMPAS.com - Penguncian akibat virus corona memaksa semua orang untuk lebih banyak tinggal di rumah.

Dengan adanya bekerja dari rumah dan sekolah daring, intensitas kita dalam menatap layar ponsel lebih sering selama pandemi.

Ini berarti bahwa mata kita terus-menerus terfokus pada obyek dalam jarak dekat dan semakin berkurang waktu untuk melihat ke kejauhan.

Baca juga: Masih PJJ, Kapan KBM Tatap Muka di Sekolah Bisa Dilangsungkan?

Studi terbaru dari Belanda dan China menunjukkan, pembatasan Covid-19 membuat jumlah penderita miopia atau rabun jarak jauh meningkat secara dramatis, seperti dikutip dari DW, Kamis (21/1/2021).

Data lebih dari 120.000 anak di China menampilkan anak-anak berusia antara enam dan delapan tahun memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar untuk menderita miopia pada 2020 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada kelompok usia ini, ketajaman visual bergeser 0,3 dioptri menjadi miopia.

Baca juga: Simak 3 Gejala Baru Covid-19, dari Anosmia hingga Parosmia

Faktor

Penurunan pengelihatan yang drastis pada anak kecil ini sangat mengkhawatirkan, mengingat kondisi itu ditentukan sejak usia dini.

Begitu seseorang mengalami rabun jauh, mereka nantinya akan tetap seperti itu.

Dalam kebanyakan kasus, rabun jauh dimulai di sekolah dasar dan meningkat seiring dengan pertumbuhan anak. Semakin awal dimulai, semakin parah penyakit itu.

Jika bola mata tumbuh terlalu banyak antara usia enam dan 10 tahun, itu berarti anak lebih sulit melihat benda yang berada di kejauhan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X