Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Kak Seto: Ini Harus Jadi yang Terakhir

Kompas.com - 23/01/2021, 18:25 WIB
Dandy Bayu Bramasta,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

Terancam hukuman 10 tahun penjara

Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Laode Arwansyah mengatakan, saat si bayi diberikan minuman keras, orangtuanya sedang berada di dapur.

Andika, yang merupakan paman dari bayi itu, sedang berpesta minuman keras di rumah kakaknya.

"Motifnya hanya mungkin iseng-iseng belaka, tapi dia tidak menyadari sampe viral seperti itu," kata Arwansyah di Mapolres Gorontalo Kota, Jumat (22/1/2021) seperti diberitakan KOMPAS TV.

Kini, Andika sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan melanggar Pasal 89 ayat 1 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Sedangkan tiga teman pria itu juga ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga membiarkan tindakan tersebut. 

Baca juga: Agar Anak Tak Depresi Saat Belajar Daring, Begini Saran Kak Seto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja untuk Penempatan Seluruh Indonesia, Lulusan D3 Bisa Daftar

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja untuk Penempatan Seluruh Indonesia, Lulusan D3 Bisa Daftar

Tren
Kata Kubu Anies dan Prabowo soal Ganjar Dorong Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Kata Kubu Anies dan Prabowo soal Ganjar Dorong Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Tren
Mulai Maret 2024, NIK Warga Jakarta di Luar Daerah Akan Dinonaktifkan

Mulai Maret 2024, NIK Warga Jakarta di Luar Daerah Akan Dinonaktifkan

Tren
Amankah Memberi Makan Kucing Peliharaan dengan Sayuran?

Amankah Memberi Makan Kucing Peliharaan dengan Sayuran?

Tren
Gaji PNS Naik 8 Persen, Apakah THR dan Gaji ke-13 2024 Ikut Naik?

Gaji PNS Naik 8 Persen, Apakah THR dan Gaji ke-13 2024 Ikut Naik?

Tren
2 Kali Terjebak Lubang Tembok, Kucing 'Oyen' Diselamatkan Damkar

2 Kali Terjebak Lubang Tembok, Kucing "Oyen" Diselamatkan Damkar

Tren
Februari Akan Berakhir, Kapan Indonesia Masuk Musim Kemarau?

Februari Akan Berakhir, Kapan Indonesia Masuk Musim Kemarau?

Tren
Link dan Cara Download Template Portofolio SNBP 2024 Bidang Seni dan Olahraga

Link dan Cara Download Template Portofolio SNBP 2024 Bidang Seni dan Olahraga

Tren
Isi Perpres 'Publisher Rights' dan Dampaknya bagi Media

Isi Perpres "Publisher Rights" dan Dampaknya bagi Media

Tren
Menakar Peluang Terwujudnya Hak Angket yang Diwacanakan terkait Dugaan Kecurangan Pemilu 2024...

Menakar Peluang Terwujudnya Hak Angket yang Diwacanakan terkait Dugaan Kecurangan Pemilu 2024...

Tren
Massa Karbon Ratusan Kali Lebih Banyak dari Manusia, Bukti Adanya Penghuni Dunia Bawah

Massa Karbon Ratusan Kali Lebih Banyak dari Manusia, Bukti Adanya Penghuni Dunia Bawah

Tren
Rabu Pon yang Identik dengan 'Reshuffle' Kabinet Jokowi...

Rabu Pon yang Identik dengan "Reshuffle" Kabinet Jokowi...

Tren
Hasil Akhir 'Quick Count' Pilpres 2024 di 4 Lembaga Survei

Hasil Akhir "Quick Count" Pilpres 2024 di 4 Lembaga Survei

Tren
Hasil Real Count KPU Pileg DPR RI 2024 Data 59,89 Persen

Hasil Real Count KPU Pileg DPR RI 2024 Data 59,89 Persen

Tren
Hasil Real Count KPU Pilpres 2024 Data 73,58 Persen: Anies 24,25 Persen, Prabowo 58,76 Persen, Ganjar 16,99 Persen

Hasil Real Count KPU Pilpres 2024 Data 73,58 Persen: Anies 24,25 Persen, Prabowo 58,76 Persen, Ganjar 16,99 Persen

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com