Penerimaan Calon Perwira Prajurit Karier TNI 2021 Dibuka, Ini Informasi Lengkapnya

Kompas.com - 14/01/2021, 15:05 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuka penerimaan calon perwira prajurit karier tahun anggaran 2021. rekrutmen-tni.mil.idTentara Nasional Indonesia (TNI) membuka penerimaan calon perwira prajurit karier tahun anggaran 2021.

KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia ( TNI) membuka penerimaan calon perwira prajurit karier tahun anggaran 2021.

Melansir laman resmi rekrutmen TNI, penerimaan ini dikhususkan untuk tenaga kesehatan.

Selain itu, rekrutmen ini dibuka hanya untuk lulusan S1, S1 profesi, dan D3.

Berikut informasi tentang jurusan serta persyaratan penerimaan calon Pa PK TNI tahun 2021, dirangkum dari laman resmi rekrutmen TNI.

Baca juga: TNI AD Buka Rekrutmen Tamtama, Bintara, dan Taruna Akmil 2021, Simak Persyaratan hingga Cara Daftarnya...

Jurusan yang dibutuhkan

  • Kedokteran Gigi
  • Kedokteran Umum
  • Farmasi/apoteker (Apt)
  • Keperawatan (Ners)
  • Fisioterapi
  • Teknologi Laboratorium Medik (Analis Medis)
  • Radiologi
  • Kesehatan lingkungan
  • Perawat gigi
  • Rekam medis
  • Teknik elektro medis
  • Keperawatan anastesiologi
  • Gizi

Baca juga: Dibuka Rekrutmen Tamtama TNI AD 2021, Syarat Minimal Lulusan SMP

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia, Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
  2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 19945
  4. Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba.
  5. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm.
  6. Berusia maksimal 26 tahun untuk D3, 30 tahun untuk S1, dan 32 untuk S1 profesi.
  7. IPK minimal untuk jurusan akreditasi A adalah 2.80 untuk Si dan S1 profesi, 2.70 untuk D3.
  8. IPK minimal untuk jurusan akreditasi B adalah 3.00 untuk S1 dan S1 profesi, 2.90 untuk D3.
  9. Bagi jurusan kedokteran umum/gigi yang berijazah S1 profesi dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter/Dokter Gigi dan melampirkan hasil Uji Kompetensinya (miminal Akreditasi Prodi B)
  10. Bagi jurusan selain Kedokteran Umum/Gigi, telah lulus dan berijazah S1 Profesi/S1/D3 dan telah lulus Uji Kompetensi Mahasiswa bidang Kesehatan dengan melampirkan Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi (minimal Akreditasi Prodi B).
  11. Berstatus belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma, untuk pendaftar berprofesi Dokter Umum diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita yang berprofesi Dokter Umum belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak atau hamil selama menjalani Dikma.
  12. Membawa fotocopy sertifikat akreditasi program studi yang dikeluarkan oleh Ban-PT.
  13. Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.
  14. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.
  15. Membawa surat bebas Covid-19 dari Rumah Sakit.
  16. Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD).

Baca juga: Rekrutmen Bintara TNI AD 2021, Berikut Persyaratan dan Cara Daftarnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Corona Global 25 Februari 2021: 113 Juta Kasus, 2,5 Juta Orang Meninggal | Vaksin Johson & Johnson Diklaim Efektif untuk Covid-19

Update Corona Global 25 Februari 2021: 113 Juta Kasus, 2,5 Juta Orang Meninggal | Vaksin Johson & Johnson Diklaim Efektif untuk Covid-19

Tren
Satgas Covid-19 Tidak Sarankan Penggunaan Strap untuk Masker, Apa Solusinya?

Satgas Covid-19 Tidak Sarankan Penggunaan Strap untuk Masker, Apa Solusinya?

Tren
Anak-anak Jangan Main Air Saat Banjir, Ini 6 Penyakit yang Bisa Muncul

Anak-anak Jangan Main Air Saat Banjir, Ini 6 Penyakit yang Bisa Muncul

Tren
Tutup Usia, Berikut Sekilas tentang Sosok Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina

Tutup Usia, Berikut Sekilas tentang Sosok Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina

Tren
Izin VTube Diklaim Sudah 99 Persen, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Izin VTube Diklaim Sudah 99 Persen, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Tren
Berita Duka, Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Berita Duka, Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Tren
Clubhouse Bakal Segera Hadir di Android, Ini Tanda-tandanya

Clubhouse Bakal Segera Hadir di Android, Ini Tanda-tandanya

Tren
Pendaftaran SNMPTN 2021 Diperpanjang sampai Siang ini, Segera Finalisasi

Pendaftaran SNMPTN 2021 Diperpanjang sampai Siang ini, Segera Finalisasi

Tren
7 Hal yang Sering Ditanyakan Terkait Kartu Prakerja Gelombang 12

7 Hal yang Sering Ditanyakan Terkait Kartu Prakerja Gelombang 12

Tren
[POPULER TREN] Cara Daftar hingga Persyaratan Kartu Prakerja Gelombang 12 | Hoaks Link Prakerja wwwprakerja12.com

[POPULER TREN] Cara Daftar hingga Persyaratan Kartu Prakerja Gelombang 12 | Hoaks Link Prakerja wwwprakerja12.com

Tren
LIPI Ikut Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Progres dan Cara Kerjanya

LIPI Ikut Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Progres dan Cara Kerjanya

Tren
Lowongan Pekerjaan BUMN Telkom untuk Fresh Graduate, Simak Infonya

Lowongan Pekerjaan BUMN Telkom untuk Fresh Graduate, Simak Infonya

Tren
Kisah Lucia DeClerck, Nenek 105 Tahun yang Sembuh dari Covid-19, Apa Rahasianya?

Kisah Lucia DeClerck, Nenek 105 Tahun yang Sembuh dari Covid-19, Apa Rahasianya?

Tren
Heboh VTube Hilang dari Playstore, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Heboh VTube Hilang dari Playstore, Ini Kata Satgas Waspada Investasi

Tren
[HOAKS] Penerima Stiker WhatsApp Akan Dikenai Biaya

[HOAKS] Penerima Stiker WhatsApp Akan Dikenai Biaya

Tren
komentar
Close Ads X