Kompas.com - 17/11/2020, 20:02 WIB
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi tahun 2019 telah sampai ke tahap pemberkasan secara online.

Diketahui, sejumlah instansi yang mengalokasikan kursi dalam rekrutmen CPNS 2019 telah mengumumkan hasil seleksi akhir, dari integrasi nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya diminta melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dan mengunggah dokumen yang disyaratkan.

Akan tetapi, perlu dicatat, peserta CPNS 2019 bisa digantikan jika mengundurkan diri maupun dianggap mengundurkan diri karena tidak melengkapi dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan.

Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan peserta yang mengundurkan diri atau dianggap mengundurkan diri, posisinya dapat digantikan peserta lain.

"Mekanisme penggantian peserta yang mengundurkan diri atau dianggap mengundurkan diri karena tidak menyampaikan kelengkapan dokumen sesuai batas waktu yang ditentukan atau meninggal dunia dilakukan sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS," kata Paryono dalam siaran persnya, Senin (16/11/2020) malam.

Baca juga: Sejumlah Peserta CPNS 2019 Keluhkan Tak Bisa Unggah Dokumen, Ini Jawaban BKN

Paryono menjelaskan, mekanisme penggantiannya dilakukan melalui Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi masing-masing.

"PPK melaporkan kepada BKN dengan melampirkan surat pengunduran diri peserta," ujar dia.

Selanjutnya, PPK mengambil nama peserta seleksi urutan selanjutnya dari peringkat tertinggi sesuai hasil integrasi nilai SKD dan SKB pada lowongan formasi jabatan.

Peserta pengganti ditetapkan dengan keputusan PPK yang dilaporkan secara tertulis kepada ketua panitia seleksi nasional pengadaan PNS dan BKN, untuk kemudian diumumkan kepada masyarakat.

Paryono menegaskan tahapan pemberkasan diperpanjang sampai 21 November 2020. Peserta CPNS 2019 diharapkan melakukan pemberkasan sebelum batas waktu tersebut.

Baca juga: Seleksi CPNS 2021 Akan Segera Diumumkan, Simak Informasinya...

"Tahap pemberkasan yang sudah dijadwalkan berlangsung pada 6–15 November akan diperpanjang sampai dengan 21 November 2020 untuk mengakomodir penggantian peserta yang mengundurkan diri pada seleksi CPNS 2019 yang disampaikan instansi pusat dan daerah melalui surat permohonan ke BKN," tutur dia.

Perlu diketahui, pascapenetapan kelulusan peserta seleksi CPNS Formasi Tahun 2019, BKN melakukan proses validasi data peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan hasil verifikasi masing-masing instansi terhadap kelengkapan dokumen yang diunggah peserta di portal SSCN.

Proses validasi data peserta lulus seleksi CPNS merupakan rangkaian dari tahapan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang ditetapkan BKN setelah memperoleh usulan dari Instansi.

"Usul dari instansi diharapkan masuk BKN di bulan November sehingga Terhitung Mulai Tanggal (TMT) CPNS 2019 dapat ditetapkan per 1 Desember 2020," kata Paryono.

Baca juga: Hasil CPNS 2019 Apa Bisa Dipakai di Tes CPNS Selanjutnya? Ini Kata BKN...

Bagi peserta yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi CPNS atau sudah mendapat persetujuan NIP serta pada saat menjalani masa percobaan CPNS dikenakan sanksi.

Paryono menegaskan sanksi tersebut adalah tidak boleh mendaftar pada penerimaan CPNS periode berikutnya.

Ketentuan sanksi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019 dan Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Besok, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo dkk ke Jaksa Penuntut Umum

Tren
Apa Itu 'Crush'? Berikut Tanda-tandanya

Apa Itu "Crush"? Berikut Tanda-tandanya

Tren
14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

14 Sasaran Pelanggaran Operasi Zebra 3-16 Oktober 2022, Apa Saja?

Tren
Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Ilmuwan Temukan Virus Mirip Ebola di Monyet Afrika, Dapat Memicu Pandemi Berikutnya

Tren
Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Kerusuhan Kanjuruhan, Pengamat: Pengamanan Sepak Bola Beda dengan Demo, Tak Boleh Ada Gas Air Mata!

Tren
Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Kota Padang Berpotensi Tsunami, BMKG Dorong Tsunami Ready Community

Tren
Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton 'Live' Bersama Anak

Banyak Anak Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter: Tak Semua Laga Bisa Ditonton "Live" Bersama Anak

Tren
Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Kesaksian Suporter Saat Tragedi Kanjuruhan: Sudut Lapangan Penuh Gas Air Mata, Banyak Ibu dan Anak Kecil Tak Berdaya

Tren
Aturan FIFA soal Gas Air Mata dan Penjelasan Polisi

Aturan FIFA soal Gas Air Mata dan Penjelasan Polisi

Tren
Ramai soal Urutan Mandi, Bagaimana Urutan yang Benar Menurut Ahli Medis?

Ramai soal Urutan Mandi, Bagaimana Urutan yang Benar Menurut Ahli Medis?

Tren
6 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kucing, Apa Saja?

6 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kucing, Apa Saja?

Tren
Pemerintah Sebut Kasus Cacar Monyet di Indonesia Melandai

Pemerintah Sebut Kasus Cacar Monyet di Indonesia Melandai

Tren
Cara Ampuh Turunkan Berat Badan Tanpa Bersusah Payah Diet, Apa Saja?

Cara Ampuh Turunkan Berat Badan Tanpa Bersusah Payah Diet, Apa Saja?

Tren
Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan: Fanatisme Sempit yang Kebablasan...

Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan: Fanatisme Sempit yang Kebablasan...

Tren
BSU Tahap 4 Direncanakan Cair Senin Besok, Ini Cara Cek Penerimanya

BSU Tahap 4 Direncanakan Cair Senin Besok, Ini Cara Cek Penerimanya

Tren
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.