[POPULER TREN] Video Manipulasi Rudal Saat Ledakan Lebanon | LTMPT soal UTBK SBMPTN

Kompas.com - 10/08/2020, 05:10 WIB
Berita populer Tren, Minggu (9/8/2020) hingga Senin (10/8/2020) pagi. KOMPAS.comBerita populer Tren, Minggu (9/8/2020) hingga Senin (10/8/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari setelah ledakan di Beirut, Lebanon, beredar video yang mengklaim ada rudal yang menghantam saat peristiwa ledakan terjadi.

Namun, video itu dipastikan hasil manipulasi. Berita klarifikasi mengenai video ini menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca pada laman Tren sepanjang Minggu (9/8/1010) hingga Senin (10/8/2020) pagi.

Berita lainnya yang menjadi perhatian pembaca tentang alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Berita tentang perkembangan virus corona dan berbagai informasi lainnya juga masih menjadi perhatian.

Selengkapnya, berikut berita populer Tren:

1. Video manipulasi rudal dalam ledakan Lebanon

Tangkapan layar twit soal hoaks ledakan lebanonTwitter Tangkapan layar twit soal hoaks ledakan lebanon
Beredar video menunjukkan sebuah rudal yang menghantam sebelum terjadinya ledakan di Beirut, Lebanon.

Video itu menggunakan efek film negatif. Dalam video terlihat pada awalnya ada cahaya melesat dari atas ke bangunan yang sedang terbakar.

Setelah itu, bangunan meledak hingga menciptakan asap yang membubung tinggi. Sejumlah pihak pun melakukan klarifikasi.

Video yang menggunakan efek film negatif tersebut disebut telah dimanipulasi.

Simak penjelasan selengkapnya soal video manipulasi ini dalam berita berikut:

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X