Kompas.com - 13/07/2020, 05:45 WIB
Langit Senja belajar secara daring di rumah di Depok, Kamis (4/6/2020). Meski Kota Depok bersiap memasuki fase PSBB proporsional pada 5 Juni 2020, sebagai transisi menuju normal baru namun kegiatan sekolah di tempat belum akan dibuka. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOLangit Senja belajar secara daring di rumah di Depok, Kamis (4/6/2020). Meski Kota Depok bersiap memasuki fase PSBB proporsional pada 5 Juni 2020, sebagai transisi menuju normal baru namun kegiatan sekolah di tempat belum akan dibuka.

KOMPAS.com - Hari ini, Senin (13/7/2020), menjadi hari pertama masuk sekolah tahun ajaran baru 2020/2021. Namun, tidak semua siswa bisa kembali belajar di sekolah.

Pandemi Covid-19 membuat sebagian besar siswa di Indonesia masih menjalani sekolah di rumah saja.

Hanya sekolah yang berada di zona hijau yang diizinkan untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Penyelenggaraan belajar mengajar di sekolah juga wajib membatasi jumlah siswa yang datang dan melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

Bagi siswa yang masih harus sekolah di rumah, apa saja yang perlu diperhatikan orangtua?

Hal ini mengingat tantangan pada tahun ajaran baru, adaptasi siswa tentunya lebih kompleks. Baik dengan materi pelajaran, maupun guru pendamping yang berganti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: INFOGRAFIK: Prosedur Tes SKD CAT BKN Sekolah Kedinasan 2020

Harus belajar self-regulated learning 

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, mengatakan, menghadapi hari pertama masuk sekolah, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan.

Tak hanya faktor eksternal, tetapi juga faktor internal dari anak dan orangtua.

"Yang perlu disiapkan adalah bagaimana anak bisa meregulasi diri untuk bisa belajar sendiri, lalu kemudian bagaimana memiliki life skill atau keterampilan hidup di era new normal ini," kata Romy, begitu ia biasa disapa, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Self-regulated learning (SRL) adalah mengajarkan kepada anak untuk bisa meregulasi dirinya agar mau belajar.

Halaman:
Baca tentang

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.