Indonesia Disebut Masuk Fase Berbahaya, Kapan Pandemi Akan Berakhir?

Kompas.com - 10/07/2020, 20:24 WIB
Pejalan kaki yang melewati Lyceum Theatre, yang ditutup karena pembatasan penyebaran virus corona di London pada 6 Juli 2020. Pemeirntah Inggris pada Senin mengumumkan memberikan dana hampir 2 miliar dolar AS untuk membantu teater, museum, situ bersejarah, dan perusahaan penyelenggara live music dapat bertahan di tengah krisis corona, tapi langkah ini terlambat.  TOLGA AKMEN / AFPPejalan kaki yang melewati Lyceum Theatre, yang ditutup karena pembatasan penyebaran virus corona di London pada 6 Juli 2020. Pemeirntah Inggris pada Senin mengumumkan memberikan dana hampir 2 miliar dolar AS untuk membantu teater, museum, situ bersejarah, dan perusahaan penyelenggara live music dapat bertahan di tengah krisis corona, tapi langkah ini terlambat.

KOMPAS.com - Kasus corona di Indonesia masih terus bertambah. Kemarin (9/7/2020) bahkan memecahkan rekor harian yaitu 2.657 kasus.

WHO memperingatkan bahwa pandemi ini masih jauh dari "akhir".

Oleh karena itu, mereka mengimbau orang-orang untuk selalu waspada dan menjaga protokol kesehatan.

Baca juga: Pakar: Covid-19 Dapat Menyebabkan Sindrom Kelelahan Jangka Panjang

Lantas kapan pandemi akan berakhi?

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman mengaku tidak bisa memprediksi kapan tepatnya pandemi akan berakhir.

Namun Dicky memberikan tanda-tanda kapan pandemi akan mereda.

"Pandemi di mana pun dan kapan pun hanya akan selesai atau berakhir jika terpenuhi salah satu dari tiga pilihan (tanda)," ujarnya pada Kompas.com, Jumat (10/7/2020).

Baca juga: Pecahkan Rekor Baru Kasus Covid-19, Berikut 3 Penyebab Utamanya...

Pertama, ditemukannya obat definitif yang efektif untuk menyembuhkan penyakit Covid-19 atau setidaknya mencegah terjadinya infeksi (profilaksis atau PreP).

Kedua, ditemukannya vaksin yang dapat memberikan kekebalan efektif terhadap serangan virus SARS-CoV-2.

"Lalu ketiga yakni terjadinya kekebalan alamiah yang timbul setelah sebagian besar manusia terinfeksi Covid-19," katanya lagi.

Baca juga: Deretan Produk yang Diklaim Efektif untuk Covid-19, dari Obat Herbal hingga Kalung Antivirus Corona

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X