72.347 Kasus Positif, Waspadai 6 Tempat Rawan Penularan Covid-19 Ini

Kompas.com - 10/07/2020, 16:40 WIB
Kendaraan dari petugas otoritas kesehatan Wuhan meninggalkan pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Sabtu (11/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. AFP/NOEL CELISKendaraan dari petugas otoritas kesehatan Wuhan meninggalkan pasar ikan di Kota Wuhan, China, yang ditutup terkait dugaan sebagai lokasi awal merebaknya virus misterius di negara itu, Sabtu (11/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.

KOMPAS.com - Angka kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah secara masif. Terbaru, pada Jumat (10/7/2020) Indonesia melaporkan penambahan 1.611 kasus positif Covid-19.

Jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 72.347 kasus. 

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu rajin menerapkan protokol kesehatan dan kehati-hatian agar tidak turut terinfeksi virus corona.

Selain mematuhi protokol kesehatan, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan apabila beraktivitas di tempat-tempat yang memiliki risiko tinggi penularan.

Sebelumnya seperti diberitakan Kompas.com (28/6/2020) Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan ada tiga tempat yang rawan terjadi penularan Covid-19.

Tempat tersebut rawan menyebarkan virus karena banyaknya orang yang berkumpul dalam waktu lama. Ketiga tempat tersebut adalah kantor, pasar, dan juga rumah makan atau warung.

Namun selain ketiga tempat yang sudah disebut oleh Yuri, ada pula tempat-tempat lain yang perlu diwaspadai seperti sekolah, pertemuan/hajatan, transportasi umum dan tempat ibadah. 

Berikut penjelasan untuk menghindari tempat-tempat yang berpotensi menjadi penularan virus corona

Pasar

Pasar menjadi rawan penularan virus karena ada pertemuan banyak orang dan biasanya kolasi pasar cenderung padat sehingga kurang bisa menjaga jarak. 

Pada masa-masa awal penyebaran virus corona, disebutkan juga awalnya berasal dari pasar basah di Wuhan, Provinsi Hubei, China. 

Sementara itu dikutip dari Kompas.com (6/7/2020) Dewan Pimpinan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mencatat 833 pedagang di 164 pasar di 72 kabupaten/kota seluruh Indonesia dinyatakan positif Covid-19.

Sementara dari jumlah tersebut, 35 pedagang dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19.

Baca juga: Benarkah Virus Corona Penyebab Covid-19 Berasal dari Pasar Wuhan?

Sekolah

Salah satu alasan sekolah masih belum dibuka secara penuh hingga kini adalah potensi terjadinya penularan melalui siswa-siswa yang berkumpul dalam waktu lama di ruang tertutup.

Seperti diberitakan Kompas.com (9/7/2020) Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) di Bandung menjadi klaster baru virus corona Covid-19.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X