Banyak Diboikot Perusahaan Besar, Berapa Nilai Bisnis Iklan Facebook?

Kompas.com - 01/07/2020, 18:45 WIB
Facebook User cnet.comFacebook User

KOMPAS.com - Dalam beberapa hari terakhir, daftar brand yang menangguhkan pemasangan iklan di Facebook terus bertambah.

Penangguhan ini dilakukan sebagai bentuk protes atas apa yang mereka sebut sebagai kegagalan untuk menghentikan penyebaran kebencian.

Pada hari Senin (29/6/2020), merek-merek seperti Adidas, HP, dan Ford mencatatkan namanya dalam daftar yang sebelumnya telah terisi perusahaan seperti Unilever, The North Face, Coca Cola, Honda, dan banyak lagi lainnya.

Namun, seberapa besar sebenarnya bisnis iklan yang dihasilkan oleh Facebook?

Bisnis iklan di Facebook

Melansir CNN, 1 Juli 2020, Facebook menghasilkan 67,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 973,19 triliun dari iklan pada tahun 2019, yaitu lebih dari 98 persen penghasilan total dalam tahun tersebut.

Pada awal tahun ini, ada 8 juta pengiklan di Facebook.

Dari para pengiklan ini, 100 merek dengan pengeluaran tertinggi menyumbang 4,2 miliar dollar dalam iklan Facebook tahun lalu, atau hanya sekitar 6 persen dari pendapatan iklan platform tersebut.

"Facebook memiliki pengiklan dalam jumlah besar. Namun, mereka jelas sangat bergantung pada para pengiklan bisnis kecil," kata seorang analis di eMarketer, Nicole Perin.

Bahkan saat Facebook menghadapi boikot iklan terbesar dalam sejarahnya, banyaknya pengiklan lain di platform dapat melindungi perusahaan dari kerugian finansial yang terlalu banyak.

Pertanyaan lain pun muncul, apakah merek-merek ini, baik bisnis besar maupun kecil, mampu melakukan boikot dari "platform kuat" tersebut dalam waktu yang lama atau tidak.

Baca juga: Terus Bertambah, Berikut Daftar Perusahaan yang Boikot Facebook

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X