11 BUMN yang Dirombak Erick Thohir dalam 3 Bulan, dari Pertamina hingga Jasa Marga

Kompas.com - 13/06/2020, 17:03 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

KOMPAS.com - Sejak menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir diketahui telah melakukan pencopotan atau penggantian jajaran petinggi berbagai perusahaan pelat merah.

Bahkan, dalam sepekan terakhir, setidaknya ada 8 BUMN yang direksi dan komisarisnya dirombak oleh Erick Thohir. 

Adapun alasan pencopotan atau penggantian yang dilakukan bermacam-macam. 

Langkah perombakan atau yang ia sebut sebagai "bersih-bersih BUMN" ini tidak lepas dari pertimbangan besarnya aset yang dikelola oleh BUMN. Kondisi tersebut dinilai rentan membuat para petinggi BUMN terjaring OTT KPK.

Melansir berbagai pemberitaan Kompas.com, dalam tiga bulan terakhir, berikut adalah deretan petinggi BUMN yang telah dicopot oleh Erick Thohir:

Baca juga: Erick Thohir: Akan Ada Direksi Telkom yang Usianya di Bawah 40 Tahun

1. Pertamina

Perusahaan minyak pelat merah tersebut semula memiliki 11 direksi. Setelah dipangkas, kini jajaran direksi Pertamina tersisa enam.

Berdasarkan dokumen yang tersebar di kalangan para pewarta, berikut susunan direksi PT Pertamina yang baru:

Direktur Utama: Nicke Widyawati

Direktur Keuangan: Emma Sri Martini

Direktur Penunjang Bisnis: M Haryo Yunianto

Direktur Logistik Infrastruktur: Mulyono

Direktur Sumber Daya Manusia: Koeshartanto

Direktur Pengembangan Investasi: Iman Rachman

Dari nama-nama tersebut, Iman Rachman merupakan orang baru di tubuh Pertamina. Sebelumnya, dia merupakan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Baca juga: Ini Tugas dari Erick Thohir yang Dibebankan ke Dirut Pertamina dalam 2 Tahun ke Depan

2. PT Pelindo I

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencopot Refly Harun dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero).

Selain itu, ia juga mencopot tiga jajaran komisaris Pelindo I, yaitu Heryadi dari jabatan Komisaris Independen, Bambang Setyo Wahyudi (Komisaris), Lukita Dinarsyah Tuwo (Komisaris) dan Winata Supriatna (Komisaris).

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X