[POPULER TREN] Prediksi Gelombang Kedua Virus Corona | Pengujian Vaksin Covid-19 pada Manusia

Kompas.com - 15/04/2020, 05:23 WIB
Laman Tren Kompas.comLaman Tren

KOMPAS.com - Sejumlah pemberitaan menghiasi laman Tren sepanjang Selasa (14/4/2020).

Informasi terkait dengan penyebaran virus corona masih menjadi perhatian utama dari pembaca. Terlebih penyebaran virus yang awalnya disebut menyebar di Wuhan tersebut telah menyebar ke ratusan negara di dunia.

Selain terkait dengan penyakit Covid-19, aturan soal PSBB, daerah yang menerapkan hingga sanksinya juga menarik perhatian pembaca.

Berikut berita terpopuler Tren sepanjang Selasa (14/4/2020) hingga Rabu (15/4/2020) pagi:

1. Soal prediksi gelombang kedua virus Corona

Ilustrasi virus corona (Covid-19)Shutterstock Ilustrasi virus corona (Covid-19)

Beberapa ahli mengatakan bahwa Indonesia harus bersiap menyambut kedatangan gelombang kedua virus corona.

Salah satu peneiliti yang mengungkapkan hal itu adalah Epidemiolog Indonesia kandidat doktor dari Griffith University Australia, Dicky Budiman.

Menurut Dicky, pandemi Covid-19 berpotensi memiliki beberapa gelombang serangan wabah, termasuk di Indonesia.

Lantas, apa itu gelombang kedua virus corona?

Informasi selengkapnya dapat disimak di berita berikut:

Diprediksi Akan Terjadi, Apa Itu Gelombang Kedua Virus Corona?

2. Kisah pandemi virus Corona dari Wuhan

Rombongan petugas medis dari Provinsi Jilin dalam acara perpisahan setelah menyelesaikan masa tugasnya membantu menangani pasien virus corona, di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut.AFP/HECTOR RETAMAL Rombongan petugas medis dari Provinsi Jilin dalam acara perpisahan setelah menyelesaikan masa tugasnya membantu menangani pasien virus corona, di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut.

Penyebaran virus corona awalnya disebut berasal dari pasar makanan laut Huanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X