Berikut 3 Hal Penting soal Listrik Gratis PLN Selama Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 06/04/2020, 07:00 WIB
cara klaim token listrik gratis PLN di www.pln.co.id cara klaim token listrik gratis PLN di www.pln.co.idcara klaim token listrik gratis PLN di www.pln.co.id

KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo mengeluarkan kebijakan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN di tengah pandemi virus corona.

Kebijakan tersebut sudah mulai diberlakukan sejak 1 April, dan diharapkan semua pelanggan yang berhak mendapatkan subsidi listrik bisa mengakses subsidi listrik tersebut.

"Sudah dimulai pada tanggal 1 April, paling lambat tanggal 11 April seluruh pelanggan yang berhak sudah bisa menikmati program tersebut," kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Disebutkan hingga Sabtu (4/4) pukul 15.00 WIB, PLN sudah berhasil menyediakan listrik gratis atau diskon untuk 8,5 juta pelanggan prabayar atau yang menggunakan token.

Baca juga: Tanya Jawab Seputar Subsidi Listrik Prabayar dan Pascabayar PLN

Berikut hal-hal yang perlu dicermati terkait kebijakan pemerintah tersebut:

Diperuntukan bagi rakyat miskin

Tidak semua pelanggan listrik PLN dapat menikmati kebijkan listrik gratis atau subsidi dari pemerintah ini.

Namun hanya pelanggan kategori subsidi yang berhak mendapatkan listrik gratis tersebut.

Rincian pelanggan yang berhak yaitu sebanyak 24 juta pelanggan rumah tangga 450 VA mendapatkan listrik gratis.

Selanjutnya, 7 juta rumah tangga 900 VA bersubsidi mendapat diskon pembayaran listrik 50 persen selama tiga bulan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X