Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di California, 21 Orang di Kapal Pesiar Grand Princess Positif Terinfeksi Corona

Kompas.com - 07/03/2020, 14:24 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

"Kami berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan dan negara bagian California, benar-benar setiap waktu untuk menemukan lokasi yang tepat untuk dilakukan pengujian dan mungkin karantina," jelas Pence.

Baca juga: Update Virus Corona: Malaysia Konfirmasi 84 Kasus, Indonesia 4 dan Singapura 130

Koordinator yang khusus menangani virus corona dari White House, dr. Deborah L. Birx mengatakan, banyak penumpang kapal pesiar itu ada di rentang usia 60-80 tahunan, sehingga lebih rentan terhadap serangan virus.

Kapal Grand Princess dimiliki oleh perusahaan Princess Cruises.

Perusahaan ini juga pemilik kapal Diamond Princess yang sebelumnya tertahan di Yokohama, Jepang akibat alasan yang sama, ditemukan infeksi virus corona.

Di dalam kapal yang akhirnya dikarantina selama 14 hari di Pelabuhan Yokohama, Jepang, akhirnya ditemukan 700-an kasus infeksi di antara sekitar 3.700 penumpang yang ada di sana.

Secara terpisah, otoritas kesehatan San Mateo, Silicon Valley, dr. Scott Morrow menyebut kemungkinan virus telah menyebar di masyarakat selama berminggu-minggu dan berpotensi berubah menjadi sebuah pandemi yang parah.

Morrow mengatakan penting bagi masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri dan mencegah penularan lebih lanjut dengan membatasi diri.

Misalnya, dengan tidak melakukan jabat tangan, mempersiapkan obat-obatan, dan membatalkan pertemuan jika memang tidak begitu penting.

Baca juga: Update Info Corona Indonesia Bisa Diakses di WhatsApp, Ini Infonya!

Status darurat di California

Beberapa hari sebelumnya, Rabu (4/3/2020), Gubernur California, Gavin Newsom mengumumkan status darurat untuk kasus virus corona.

Dikutip dari laman resmi pemerintahan California, status ini efektif diberlakukan setelah terjadi kasus kematian pertama yang tidak lain adalah pria (71) yang pernah menumpangi Kapal Pesiar Grand Princess.

"California mengerahkan tiap tingkat pemerintahan untuk membantu mengidentfikasi kasus dan memperlambat penyebaran virus corona ini. Status darurat ini akan membantu negara mempersiapkan lebih lanjut masyarakat dan sistem perawatan kesehatan kita jika saja penyebaran semakin meluas," kata Newsom.

Gubernur pun telah membagikan masker N95 pada masyarakat untuk mengatasi kekurangan stok masker di lapangan.

Ia pun menyatakan pemerintah bersama Pusat Pengendaliah dan Pencegahan Penyakit telah mempersiapkan fasilitas untuk uji ribuan spesimen untuk mempercepat pengujian jika situasi semakin parah.

Baca juga: Hossein Sheikholeslam, Penasihat Menteri Luar Negeri Iran Meninggal karena Virus Corona

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 6 Kelompok Orang yang Rentan Terkena Virus Corona

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

7 Pilihan Ikan Tinggi Zat Besi, Hindari Kurang Darah pada Remaja Putri

7 Pilihan Ikan Tinggi Zat Besi, Hindari Kurang Darah pada Remaja Putri

Tren
Pendaftaran CPNS 2024: Link SSCASN, Jadwal, dan Formasinya

Pendaftaran CPNS 2024: Link SSCASN, Jadwal, dan Formasinya

Tren
6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Garam

6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Tren
BMKG Sebut Badai Matahari Ganggu Jaringan Starlink Milik Elon Musk

BMKG Sebut Badai Matahari Ganggu Jaringan Starlink Milik Elon Musk

Tren
Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Tren
Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

Tren
7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

Tren
Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Tren
8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

Tren
400 Produk Makanan India Ditandai Mengandung Kontaminasi Berbahaya

400 Produk Makanan India Ditandai Mengandung Kontaminasi Berbahaya

Tren
Kecelakaan Maut Rombongan SMK di Subang dan Urgensi Penerapan Sabuk Pengaman bagi Penumpang Bus

Kecelakaan Maut Rombongan SMK di Subang dan Urgensi Penerapan Sabuk Pengaman bagi Penumpang Bus

Tren
'Whistleblower' Israel Ungkap Kondisi Tahanan Palestina, Sering Alami Penyiksaan Ekstrem

"Whistleblower" Israel Ungkap Kondisi Tahanan Palestina, Sering Alami Penyiksaan Ekstrem

Tren
9 Negara Tolak Palestina Jadi Anggota PBB, Ada Argentina-Papua Nugini

9 Negara Tolak Palestina Jadi Anggota PBB, Ada Argentina-Papua Nugini

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com