Saat Negara-negara Berjibaku Perangi Virus Corona...

Kompas.com - 28/02/2020, 09:34 WIB
Perempuan Iran mengenakan masker wajah berjalan melewati jalan Teheran, Iran, 26 Februari 2020. Menurut Departemen Kesehatan, setidaknya 139 orang didiagnosis dengan virus corona di negara itu dan sembilan belas orang telah meninggal di Iran.  EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH ABEDIN TAHERKENAREHPerempuan Iran mengenakan masker wajah berjalan melewati jalan Teheran, Iran, 26 Februari 2020. Menurut Departemen Kesehatan, setidaknya 139 orang didiagnosis dengan virus corona di negara itu dan sembilan belas orang telah meninggal di Iran. EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Wabah virus corona telah mencapai titik yang menentukan dan mempunyai potensi pandemik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Ghebreyesus saat negara-negara di seluruh dunia tengah berjuang mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut.

Melansir BBC, status pandemik disematkan untuk penyakit menular yang mengancam banyak orang di dunia secara bersamaan.

Contoh terbaru dari pandemik adalah flu babi pada tahun 2009. Menurut ahli, penyakit ini telah membunuh ratusan ribu orang.

Baca juga: Update Terkini Virus Corona, Menginfeksi 50 Negara, 83.265 Kasus dan 2.858 Orang Meninggal

Pejabat terinfeksi

Saat ini memang lebih banyak kasus dilaporkan terjadi di luar daratan China.

Iran dan Italia menjadi pusat infeksi utama, dengan orang-orang yang bepergian dari sana menyebarkan virus lebih jauh.

Beberapa pejabat Iran telah terinfeksi, yang terakhir merupakan Wakil Presiden untuk Urusan Wanita dan Keluarga Masoumeh Ebtekar.

"Itulah yang terjadi di seluruh dunia yang sekarang menjadi perhatian terbesar kami," kata Tedros seperti dikutip dari BBC, Jumat (28/2/2020).

Sejauh ini, sebanyak 83.265 kasus terkonfirmasi positif terpapar virus yang masih satu keluarga dengan virus penyebab penyakit SARS dan MERS di hampir 50 negara.

Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini telah menewaskan 2.858 orang.

Dikabarkan, pasar saham di seluruh dunia telah terjun bebas di tengah kekhawatiran adanya peningkatan pembatasan perjalanan yang akan mencegah aktivitas bisnis.

Baca juga: Tembus 44 Negara, Bagaimana Sebenarnya Virus Corona Menyebar?

Apa yang dikatakan WHO?

Dr Tedros mendesak pemerintah bertindak cepat dan agresif untuk mengendalikan virus.

"Kami sebenarnya dalam situasi yang sangat sulit di mana wabah dapat terjadi ke segala arah berdasarkan cara kami menanganinya," ujarnya.

Menurutnya, saat ini bukanlah waktu untuk ketakutan.

"Ini adalah waktu untuk mengambil tindakan untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan hidup sekarang," imbuh dia.

Tindakan apa yang diambil oleh negara?

Sejumlah negara mengambil kebijakan untuk mencegah meluasnya penularan virus.

Jepang dan Irak telah memerintahkan menutup sekolah-sekolah, langkah yang telah diambil di China dan Hong Kong.

Sementara, Arab Saudi telah menghentikan warga negara asing memasuki negara tersebut.

Belum diketahui apakah ini juga akan berdampak hingga musim Haji tahun ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X