Mengenal dan Bahaya GHB, Obat yang Dipergunakan Reynhard Sinaga kepada Korbannya

Kompas.com - 07/01/2020, 18:07 WIB
Ilustrasi obat SHUTTERSTOCKIlustrasi obat

Kemudian, Budiawan mengungkapkan bahwa pada beberapa penelitian, GHB tergolong neurotoxisitas.

"GHB tergolong neurotoxisitas artinya dapat meracuni dan merusak sistem syaraf kita, karena dapat menyebabkan kecanduan dan efek negatif lainnya," lanjut dia.

Oleh karena itu, dosis yang digunakan untuk mengonsumsi GHB harus sesuai dengan resep dokter (tidak ilegal).

Baca juga: Disebut Kasus Pemerkosaan Terbesar dalam Sejarah di Inggris, Ini Modus Reynhard Sinaga

Mudah ditambahkan ke minuman

Menilik kasus pemerkosaan yang terjadi di Manchester, Budiawan mengungkapkan bahwa GHB tidak berwarna dan tidak memiliki aroma.

"Zat ini tidak berwarna dan tidak berbau, sehingga sangat mudah ditambah dalam minuman, saat dikonsumsi korban akan cepat merasa pusing dan mengantuk/tidak sadar," ujar Budiawan.

Setelah pemulihan, korban mengalami gangguan kemampuan mengingat peristiwa yang terjadi selama periode keracunan zat/obat tersebut.

Dilansir dari BBC, GHB merupakan obat yang terpisah tetapi hampir identik dengan GBL (gamma-butyrolactone), suatu zat yang dijual secara legal sebagai pelarut industri tetapi menjadi GHB setelah masuk ke dalam tubuh.

Meski begitu, GHB juga memunculkan perasaan euforia dan dapat meningkatkan gairah seks pengonsumsinya.

Jika digunakan sembarangan, maka menimbulkan efek kejang-kejang, kehilangan kesadaran, dan bisa berhenti bernapas sama sekali.

Baca juga: Dikaitkan dengan Sosok Pemerkosa Reynhard Sinaga, Ini Tanggapan UI

Ketergantungan GHB

Sementara itu, konsultan psikiater dan pendiri Global Drug Survey, Profesor Adam Winstock menyampaikan bahwa jika seseorang telah mengalami ketergantungan GHB dan ingin berhenti mendadak, maka bisa mengancam jiwa.

"Orang-orang dapat menjadi tergantung secara fisik, dan penarikan diri dapat mengancam jiwa," kata dia.

Karena kadarnya yang membahayakan, GHB dikategorikan kelas C, golongan psikotrofika (narkotika).

Oleh karena itu, penggunaan GHB harus dengan resep dokter.

Baca juga: Terungkap, Hasil Autopsi Kucing yang Dicekoki Ciu Positif Mati karena Alkohol

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

1.677 Orang Terinfeksi Covid-19, Kapan Virus Corona di RI Berakhir?

Tren
Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Virus Corona: Efek ke Sistem Pernafasan, Gejala, dan Orang Paling Berisiko Terinfeksi Covid-19

Tren
Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Update: Perkembangan Wabah Corona di ASEAN, Kamboja, Laos, dan Vietnam Laporkan 0 Kematian

Tren
Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Update: 6 Kabar Baik Soal Penanganan Virus Corona di Indonesia

Tren
Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Ramai Penolakan Warga, Berbahayakah Pemakaman Jenazah Positif Virus Corona di TPU?

Tren
INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

INFOGRAFIK: Beda PSBB dengan Karantina Wilayah

Tren
Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Update 5 Provinsi dengan Kasus Terbanyak di Indonesia

Tren
5 Kebijakan  Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

5 Kebijakan Jokowi Tangani Covid-19, Gratiskan Tarif Listrik hingga Keringanan Kredit

Tren
INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

INFOGRAFIK: Protokol Layanan Nikah Kemenag untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Tren
Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Kecepatan Berita Versus Kecepatan Virus

Tren
Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Tren
Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Jaga Daya Tahan Tubuh, Cukupkah Hanya Konsumsi Vitamin C Setiap Hari?

Tren
FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

FDA Keluarkan Izin Terbatas Penggunaan Klorokuin untuk Pengobatan Covid-19 di AS

Tren
Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Work from Home, Berikut Tips Lindungi Keluarga Anda di Rumah dari Virus Corona

Tren
[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

[HOAKS] Meletakkan 2 Butir Amoxicillin di Tandon Air Jadi Penangkal Corona

Tren
komentar
Close Ads X