Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Dilantik, Perppu Jokowi Tetap Ditunggu...

Kompas.com - 21/12/2019, 14:56 WIB
 Presiden Joko Widodo melantik Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi 2019-2023. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo melantik Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi 2019-2023. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

KOMPAS.com – Jokowi telah melantik 5 Pimpinan KPK yang baru dan 5 anggota Dewan Pengawas KPK, Jumat (20/12/2019), di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Meski para pimpinan dan anggota Dewan Pengawas KPK telah dilantik, Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap Presiden Jokowi menunaikan janji untuk tetap menerbitkan Perppu KPK.

Hal ini terkait pro kontra disahkannya revisi UU KPK dengan muatan yang dianggap bisa melemahkan lembaga pemberantas korupsi tersebut.

“Perppu diharapkan publik mengakomodir harapan membatalkan pengesahan UU KPK baru dan mengembalikan UU KPK seperti sedia kala,” ujar Kurnia Ramadhana, peneliti ICW, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (20/12/2019).

Keberadaan Dewan Pengawas dikhawatirkan menjadi bentuk intervensi pemerintah terhadap proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Alasannya, karena para anggotanya dipilih oleh presiden.

Baca juga: PKS Masih Tagih Jokowi Terbitkan Perppu KPK

ICW tetap berpandangan bahwa keberadaan Dewan Pengawas bukan untuk memperkuat KPK.

“Dalam UU KPK yang lama sudah ditegaskan bahwa KPK diawasi oleh beberapa lembaga, misalnya BPK, DPR, dan Presiden. Lalu pengawasan apa lagi yang diinginkan oleh negara?” kata Kurnia.

Selain itu, merujuk UU KPK versi revisi, Dewan Pengawas memiliki kewenangan yang berlebihan.

Kewenangan itu di antaranya terkait tindakan pro justicia yang membuat KPK harus meminta izin kepada Dewan Pengawas jika ingin melakukan penggeledahan dan penyadapan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X