Mengapa Banjir di Venesia Menjadi Perhatian Dunia?

Kompas.com - 17/11/2019, 20:06 WIB
Sekelompok orang melewati Lapangan St Mark, dengan Basilika St Mark di depannya apda 15 November 2019. Venesia dihantam gelombang pasang tertinggi dalam 50 tahun terakhir, dengan pemerintah Italia mengumumkan keadaan darurat. AFP/FILIPPO MONTEFORTESekelompok orang melewati Lapangan St Mark, dengan Basilika St Mark di depannya apda 15 November 2019. Venesia dihantam gelombang pasang tertinggi dalam 50 tahun terakhir, dengan pemerintah Italia mengumumkan keadaan darurat.

KOMPAS.com - Kota wisata Venesia diterjang banjir selama hampir sepekan ini. Sejak banjir menerjang, bagian-bagian kota itu terendam air dengan ketinggian hingga 1,8 meter.

Bahkan banjir yang terjadi di Venesia disebut-sebut merupakan bencana terburuk dalam setengah abad ini.

Bencana tersebut mengakibatkan 85 persen jalanan di Venesia terendam air.

Sesaat setelah air pasang menerjang, warga dan para turis mencari perlindungan.

Kota kanal di Italia itu pun lumpuh.

Para wisatawan yang biasanya memenuhi jalanan dan kanal-kanal memilih untuk langsung meninggalkan Venesia. Bahkan, para pekerja berbondong-bondong mulai menyelamatkan karya seni yang ada di seluruh penjuru kota.

Kota kanal ini terakhir kali mengalami banjir pada tahun 1966 dengan ketinggian 1,94 meter.

Banjir yang menerjang pun sontak langsung menjadi perhatian media-media dunia.

Setelah itu, beredar foto yang memperlihatkan kondisi kota saat ini.

Wali Kota Venesia, Luigi Brugnaro pun lantas menyatakan kondisi banjir di Venesia sebagai keadaan darurat.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Bencana Banjir Bandang Wasior, Papua Barat, 150 Orang Meninggal Dunia

Warisan Dunia

Lantas mengapa banjir di Venesia menjadi perhatian dunia?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X