Kompas.com - 17/11/2019, 09:07 WIB
Peserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPeserta mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Senin (9/10/2017). Profesi PNS tidak menjadi pilihan pertama mayoritas anak muda yang kini masih berstatus mahasiswa.

KOMPAS.com - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 masih menjadi incaran para pelamar.

Sejak pembukaan pendaftaran pada 11 November 2019 melalui situs sscasn.bkn.co.idjutaan orang telah membuka akun di situs tersebut.

Sementara, hingga Sabtu (16/11/2019), jumlah pembuat akun sebanyak 2.466.604, pelamar yang sudah mengisi formulir 741.637, dan yang melakukan submit 285.363.

Mengutip akun Facebook Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga Sabtu sore, berikut 5 instansi dan 10 formasi yang mencatatkan jumlah pelamar terbanyak:

Top 5 Instansi

  • Kementerian Hukum HAM 77.614
  • Kejaksaan Agung 12.088
  • Pemerintah Prov Jawa Timur 3.790
  • Pemerintah Kab. Bogor 3.282
  • Pemerintah Prov Jawa Tengah 2.589

Baca juga: Ada Pendaftar Abal-abal, Ini Imbauan BKN untuk Pelamar CPNS 2019

TOP 10 Formasi

  • Penjaga Tahanan (Pria) 36.760
  • Ahli Pertama - Guru Kelas 14.929
  • Penjaga Tahanan (Wanita) 14.582
  • Pelaksana/Terampil - Bidan 13.620
  • Pemeriksa Keimigrasian (Pria) 11.322
  • Ahli Pertama - Guru Agama Islam 9.569
  • Pelaksana/Terampil - Perawat 9.330
  • Pemeriksa Keimigrasian (Wanita) 7.210
  • Pengawal Tahanan Atau Narapidana 7.034
  • Ahli Pertama - Guru Bahasa Indonesia 5.596

Pendaftar abal-abal dan imbauan BKN

BKN juga mengingatkan, hingga hampir sepekan pendaftaran CPNS 2019, ditemukan indikasi pelamar abal-abal alias mereka yang tak serius mendaftarkan diri sebagai calon abdi negara.

Menurut BKN, ada pelamar yang menggunakan data Nomor Induk Kependudukan ( NIK) dan Kartu Keluarga ( KK) abal-abal untuk mendaftarkan diri CPNS 2019.

Modusnya, mendaftarkan diri menggunakan NIK dan KK bukan milik sendiri atau yang sudah digunakan pendaftar lain.

Selain itu, ada yang mengunggah foto tak sesuai yang dipersyaratkan. Foto itu, misalnya, mengunggah foto makanan.

Hal ini terindikasi dari pantauan yang dilakukan BKN dan instansi.

Baca juga: 2,3 Juta Pelamar Buat Akun SSCN CPNS 2019, Tak Semua Unggah Dokumen

Oleh karena itu, BKN memberikan imbauan kepada para pelamar yang serius mendaftarkan diri.

Imbauan itu, pertama, kepada pelamar CPNS 2019 agar tidak menyerahkan atau menyebarluaskan NIK dan KK kepada orang lain dan/atau di media sosial.

BKN menemukan banyak sekali informasi NIK dan KK pelamar CPNS yang disebarluaskan di laman media sosial.

Kedua, pelamar CPNS diimbau untuk segera submit, isi formulir, dan menentukan pilihan instansi jika sudah membuat akun SSCN.

Ketiga, jangan sampai menunggu saat-saat akhir waktu pendaftaran.

Alasannya, dikhawatirkan terjadi penumpukan sehingga sistem menjadi lambat yang mengakibatkan pelamar susah akses pendaftaran CPNS 2019.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Alur Pendaftaran CPNS 2019

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Viral Kuitansi Parkir Bus di Jogja Rp 350.000, Ini Kata Dishub hingga Wawali

Unggahan Viral Kuitansi Parkir Bus di Jogja Rp 350.000, Ini Kata Dishub hingga Wawali

Tren
Mengenal Apa Itu JHT dan JKP pada BPJS Ketenagakerjaan dan Cara Mencairkannya

Mengenal Apa Itu JHT dan JKP pada BPJS Ketenagakerjaan dan Cara Mencairkannya

Tren
Update Corona 20 Januari 2022: Indonesia Tambah 1.745 Kasus Baru | Australia Setujui 2 Obat Oral Covid-19

Update Corona 20 Januari 2022: Indonesia Tambah 1.745 Kasus Baru | Australia Setujui 2 Obat Oral Covid-19

Tren
On & Off Pressure: Seni Jalanan Memandang Muram Negeri 2021

On & Off Pressure: Seni Jalanan Memandang Muram Negeri 2021

Tren
Jadi Tersangka KPK, Berikut Profil dan Harta Kekayaan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

Jadi Tersangka KPK, Berikut Profil dan Harta Kekayaan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

Tren
Menulis sebagai Ekspresi Keresahan, Kreativitas, dan Kritik

Menulis sebagai Ekspresi Keresahan, Kreativitas, dan Kritik

Tren
[POPULER TREN] Ciri IQ Tinggi Dilihat dari Kepribadian | Perbandingan Gaji PNS dan PPPK 2022

[POPULER TREN] Ciri IQ Tinggi Dilihat dari Kepribadian | Perbandingan Gaji PNS dan PPPK 2022

Tren
Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Tenaga Kebersihan dan Keamanan Disarankan Outsourching

Tenaga Honorer Dihapus Mulai 2023, Tenaga Kebersihan dan Keamanan Disarankan Outsourching

Tren
Harga Minyak Goreng Rp 14.000, Imbauan Mendag, dan Sanksi jika Nekat Menaikkan Harga

Harga Minyak Goreng Rp 14.000, Imbauan Mendag, dan Sanksi jika Nekat Menaikkan Harga

Tren
Beberapa Negara Tak Dihuni Ular Seekor Pun, Ini Alasannya

Beberapa Negara Tak Dihuni Ular Seekor Pun, Ini Alasannya

Tren
Kisah Ghozali Everyday dan Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, Sama-sama Muda, Kaya dengan Jalan Berbeda

Kisah Ghozali Everyday dan Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, Sama-sama Muda, Kaya dengan Jalan Berbeda

Tren
Viral, Cerita Wisatawan Ditarik Parkir Bus Rp 350.000 di Yogyakarta, Ini Kata Dishub

Viral, Cerita Wisatawan Ditarik Parkir Bus Rp 350.000 di Yogyakarta, Ini Kata Dishub

Tren
Situs Swagbucks Disebut Bisa Hasilkan Uang Digital, OJK Jelaskan Bahayanya

Situs Swagbucks Disebut Bisa Hasilkan Uang Digital, OJK Jelaskan Bahayanya

Tren
Saat Pesawat Emirates Terbang Rendah Mendekati Pramugari yang Berdiri di Pucuk Burj Khalifa...

Saat Pesawat Emirates Terbang Rendah Mendekati Pramugari yang Berdiri di Pucuk Burj Khalifa...

Tren
Mengenal Apa itu Hama dan Penyakit Tanaman

Mengenal Apa itu Hama dan Penyakit Tanaman

Tren
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.