Sering Migrain? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Kompas.com - 24/10/2019, 06:00 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Sakit kepala merupakan penyakit yang jamak dirasakan oleh semua orang. Salah satu jenis sakit kepala yang sering dialami adalah migrain.

Migrain adalah nyeri kepala yang umumnya terjadi pada satu sisi kepala. Wanita disebut lebih sering menderita migrain dibandingkan pria.

Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap responden 28 sampai 65 tahun menunjukkan hasil bahwa 30 persennya mengalami migrain.

Beberapa di antaranya mengaku menderita migrain beberapa kali dalam setahun, bahkan dalam beberapa minggu.

Baca juga: Sains Jelaskan Kenapa Merokok Bikin Sakit Kepala Migrain

Gejala

Secara umum, ada empat tahap gejala ketika seseorang terkena migrain.

Pada tahap awal, sekitar 60 persen penderita migrain mengalami konstipasi atau diare, keinginan makan secara berlebihan, sulit berkonsentrasi, otot kaku, sering menguap, dan frekuensi buang air kecil meningkat.

Di tahap kedua, penderita migrain klasik biasanya akan menerima sinyal peringatan neurologis, yaitu sekitar 5-20 menit lebih dahulu berupa aura.

Pada tahap ini, biasanya pengelihatan menjadi semakun kabur.

Di tahap ketiga, muncul rasa sakit pada kepala yang perlahan semakin menguat.

Sebagian penderita juga mengalami sensitivitas berlebihan pada cahaya, suara, bahkan penciuman.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X