Ramai soal Minyak Goreng Curah, Apa Kandungan dan Bahayanya?

Kompas.com - 10/10/2019, 05:30 WIB
Ilustrasi minyak goreng Ilustrasi minyak goreng

KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berharap mulai Januari 2020 tidak ada lagi distribusi minyak goreng curah.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi. Salah satunya adalah melalui program pengalihan minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan.

Sebenarnya, program ini telah dilakukan sejak 2014 melalui penerbitan kebijakan minyak goreng kemasan yang mulai diberlakukan pada 1 April 2017.

Kebijakan tersebut ditunda karena belum siapnya produsen minyak goreng untuk memperluas unit pengemasan dan menumbuhkan industri pengemasan di daerah.

Lantas, apa sebenarnya minyak goreng curah? Mengapa perlu dilakukan pengalihan minyak goreng curah dalam peningkatan mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi ini?

Melansir dari Jurnal Ilmiah Farmasi, Pharmacon, perbedaan minyak goreng curah dengan minyak goreng kemasan pada dasarnya terletak pada penyaringannya.

Penyaringan ini berpengaruh terhadap kualitas minyak goreng.

Minyak goreng curah mengalami satu kali penyaringan, sedangkan minyak goreng kemasan mengalami dua kali penyaringan.

Berdasarkan persyaratan SNI, minyak goreng curah cenderung tidak memenuhi pada satu kriteria, yaitu syarat bilangan peroksida.

Angka peroksida menunjukkan tingkat kerusakkan minyak karena oksidasi.

Baca juga: Reformasi Besar Kurangi Ketergantungan, Berapa Cadangan Minyak Saudi?

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pidato Kenegaraan, Jokowi Sebut Indonesia Telah Menjadi Negara Upper Middle Income Country, Apa Itu?

Pidato Kenegaraan, Jokowi Sebut Indonesia Telah Menjadi Negara Upper Middle Income Country, Apa Itu?

Tren
10 Universitas Swasta Terbaik Versi Webometrics hingga QS World

10 Universitas Swasta Terbaik Versi Webometrics hingga QS World

Tren
Melihat Inovasi Baru pada Halte Bus di Korea Selatan untuk Cegah Covid-19

Melihat Inovasi Baru pada Halte Bus di Korea Selatan untuk Cegah Covid-19

Tren
Daftar Link untuk Melihat Hasil Pengumuman SBMPTN 2020

Daftar Link untuk Melihat Hasil Pengumuman SBMPTN 2020

Tren
Pengumuman SBMPTN 2020, Ini Cara Cek Hasil Lolos atau Tidak di Laman LTMPT

Pengumuman SBMPTN 2020, Ini Cara Cek Hasil Lolos atau Tidak di Laman LTMPT

Tren
Viral, Unggahan Polsek di Pasuruan Sediakan Wifi Gratis untuk Belajar Daring Siswa

Viral, Unggahan Polsek di Pasuruan Sediakan Wifi Gratis untuk Belajar Daring Siswa

Tren
Hati-hati, Berikut Peristiwa yang Berakibat Fatal karena Layangan

Hati-hati, Berikut Peristiwa yang Berakibat Fatal karena Layangan

Tren
Segala Hal yang Perlu Kita Ketahui soal Pentingnya Penggunaan Masker

Segala Hal yang Perlu Kita Ketahui soal Pentingnya Penggunaan Masker

Tren
Pengumuman SBMPTN 2020, Simak Link Berikut...

Pengumuman SBMPTN 2020, Simak Link Berikut...

Tren
Berkaca dari Jaksa Pinangki, Mengapa Sejumlah Orang Suka Operasi Plastik?

Berkaca dari Jaksa Pinangki, Mengapa Sejumlah Orang Suka Operasi Plastik?

Tren
Update Virus Corona di Dunia 14 Agustus: 21 Juta Orang Terinfeksi | WHO Tegaskan Tidak Ada Bukti Penyebaran Covid-19 di Makanan

Update Virus Corona di Dunia 14 Agustus: 21 Juta Orang Terinfeksi | WHO Tegaskan Tidak Ada Bukti Penyebaran Covid-19 di Makanan

Tren
Hari Pramuka, Memahami Makna Praja Muda Karana...

Hari Pramuka, Memahami Makna Praja Muda Karana...

Tren
Simak, Ini Link Live Streaming Konferensi Pers Pengumuman SBMPTN 2020

Simak, Ini Link Live Streaming Konferensi Pers Pengumuman SBMPTN 2020

Tren
Saat Indonesia Disebutkan Akan Mendapatkan Prioritas Vaksin Covid-19 Produksi China...

Saat Indonesia Disebutkan Akan Mendapatkan Prioritas Vaksin Covid-19 Produksi China...

Tren
Update Sinabung: Statusnya Masih Siaga, Kamis Erupsi Tujuh Kali

Update Sinabung: Statusnya Masih Siaga, Kamis Erupsi Tujuh Kali

Tren
komentar
Close Ads X