Perang Hibrida: Pengertian dan Contohnya

Kompas.com - 11/11/2021, 09:00 WIB
Tentara Israel dalam Konflik Israel-Lebanon 2006. Wikimedia CommonsTentara Israel dalam Konflik Israel-Lebanon 2006.

KOMPAS.com - Berdasarkan dinamika perkembangan lingkungan yang cepat dan dinamis, dapat diidentifikasi beberapa ancaman yang berbahaya bagi NKRI.

Ternyata, ancaman yang paling berbahaya di masa kini dan masa depan adalah perang hibrida.

Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin masih cukup asing. Lantas, apa yang dimaksud dengan ancaman hibrida atau perang hibrida?

Pengertian perang hibrida

Perang hibrida adalah sebuah strategi militer yang memadukan antara perang konvensional, perang yang tidak teratur, dan ancaman cyber warfare, baik berupa senjata kimia dan biologi, radiologi, serangan nuklir, dan alat peledak improvisasi (CBRNE) serta perang informasi dan cyber technology.

Ancaman ini merupakan perang bentuk baru, di mana saat kondisi kuat, maka perang konvensional dilakukan untuk mengalahkan lawan.

Akan tetapi, saat situasi kurang menguntungkan, maka berbagai cara lain dilakukan untuk melemahkan pihak musuh.

Berbagai cara yang dimaksud dapat berupa penyebaran informasi yang menjatuhkan citra musuh, menyelenggarakan black campaign, atau penyusupan ke dalam pihak lawan, yang kesemuanya bertujuan untuk menghancurkan kekuatan lawan.

Istilah perang hibrida pertama kali diusulkan oleh Frank Hoffman, seorang anggota Dewan Penasihat di Institut Penelitian Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat.

Meski hingga saat ini perang hibrida masih didefinisikan berbeda oleh banyak pihak, tetapi istilah ini dapat digunakan untuk menggambarkan perang kombinasi, di mana dinamika ruang pertempurannya sangat fleksibel dan kompleks, sehingga membutuhkan respon yang kuat dan sangat mudah disesuaikan dengan keadaan.

Baca juga: Perang Punisia: Latar Belakang, Jalannya Pertempuran, dan Akhir

Contoh perang hibrida

Salah satu contoh perang hibrida dapat dilihat dari Konflik Israel-Lebanon 2006, yang melibatkan kelompok Hizbullah dan Angkatan Pertahanan Israel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Orang Bali Tidak Boleh Makan Sapi?

Mengapa Orang Bali Tidak Boleh Makan Sapi?

Stori
6 Contoh Perjuangan Secara Diplomasi

6 Contoh Perjuangan Secara Diplomasi

Stori
10 Tulah Mesir

10 Tulah Mesir

Stori
7 Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

7 Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia

Stori
Sejarah Olahraga Skateboard

Sejarah Olahraga Skateboard

Stori
Tim Jenkin, Pejuang Anti-Apartheid yang Berhasil Kabur dari Penjara

Tim Jenkin, Pejuang Anti-Apartheid yang Berhasil Kabur dari Penjara

Stori
Nama-Nama Khalifah Bani Umayyah

Nama-Nama Khalifah Bani Umayyah

Stori
Henk Sneevliet, Pembawa Komunisme ke Indonesia

Henk Sneevliet, Pembawa Komunisme ke Indonesia

Stori
Situs Trinil, Situs Prasejarah Temuan Eugene Dubois

Situs Trinil, Situs Prasejarah Temuan Eugene Dubois

Stori
4 Hari Raya Agama Buddha

4 Hari Raya Agama Buddha

Stori
Anggota Wali Songo yang Menyebarkan Islam di Jawa Timur

Anggota Wali Songo yang Menyebarkan Islam di Jawa Timur

Stori
Sumo, Olahraga Gulat Tradisional Jepang

Sumo, Olahraga Gulat Tradisional Jepang

Stori
Apa Itu Poskolonial?

Apa Itu Poskolonial?

Stori
Australopithecus Robustus, Manusia Purba Vegetarian

Australopithecus Robustus, Manusia Purba Vegetarian

Stori
Biografi Lao Tse, Pendiri Ajaran Taoisme

Biografi Lao Tse, Pendiri Ajaran Taoisme

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.