Gerakan Aceh Merdeka: Latar Belakang, Perkembangan, dan Penyelesaian

Kompas.com - 02/08/2021, 13:00 WIB
Seratusan mantan kombantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh menggelar upacara pengibaran bendera bulan bintang dalam rangka memperingati hari milad ke 40 di kawasan pegunungan Aceh Jaya, Minggu (04/12/16). Kompas.comSeratusan mantan kombantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh menggelar upacara pengibaran bendera bulan bintang dalam rangka memperingati hari milad ke 40 di kawasan pegunungan Aceh Jaya, Minggu (04/12/16).

KOMPAS.com - Gerakan Aceh Merdeka atau GAM adalah gerakan separatisme bersenjata yng bertujuan agar Aceh terlepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

GAM dibentuk pada 4 Desember 1976 dan dipimpin oleh Hasan di Tirto.

Akibat adanya perbedaan keinginan antara pemerintah RI dan GAM, konflik yang terjadi sejak 1976 hingga 2005 ini telah menjatuhkan hampir 15.000 jiwa.

Organisasi tersebut membubarkan gerakan separatisnya setelah terjadi Perjanjian Damai 2005 dengan pemerintah Indonesia. 

GAM kemudian berganti nama menjadi Komite Peralihan Aceh. 

Baca juga: Insiden Hotel Yamato, Perobekan Bendera Belanda di Surabaya

Penyebab

Konflik yang terjadi di Aceh disebabkan oleh beberapa hal, yaitu perbedaan pendapat tentang hukum Islam, ketidakpuasan atas distribusi sumber daya alam Aceh, dan peningkatan jumlah orang Jawa di Aceh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam konflik tersebut, GAM melalui tiga tahapan, yaitu tahun 1977, 1989, dan 1998.

Sebelumnya, pada 4 Desember 1976, pemimpin GAM, Hasan di Tiro bersama beberapa pengikutnya melayangkan perlawanan terhadap pemerintah RI.

Perlawanan tersebut mereka lakukan di perbukitan Halimon di kawasan Kabupaten Pidie. 

Sejak saat itu, konflik antara pemerintah RI dengan GAM terus berlangsung.

Baca juga: Keluarnya Indonesia dari PBB pada 1965

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal-usul dan Sejarah Kota Sorong

Asal-usul dan Sejarah Kota Sorong

Stori
Penyebab Kebangkrutan VOC

Penyebab Kebangkrutan VOC

Stori
Mengapa Rempah-rempah Dibutuhkan Bangsa Eropa?

Mengapa Rempah-rempah Dibutuhkan Bangsa Eropa?

Stori
Asal Usul Nama Indramayu

Asal Usul Nama Indramayu

Stori
Asal-usul Nama Batang

Asal-usul Nama Batang

Stori
Nasakom, Konsep Kesatuan Politik ala Soekarno

Nasakom, Konsep Kesatuan Politik ala Soekarno

Stori
Mengapa Afrika Disebut Benua Hitam?

Mengapa Afrika Disebut Benua Hitam?

Stori
Asal-usul dan Sejarah Wonogiri

Asal-usul dan Sejarah Wonogiri

Stori
Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR)

Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR)

Stori
Sejarah Berdirinya Bulog

Sejarah Berdirinya Bulog

Stori
Konferensi Malino: Latar Belakang, Konferensi Malino, dan Hasil

Konferensi Malino: Latar Belakang, Konferensi Malino, dan Hasil

Stori
Alasan Belanda Melancarkan Agresi Militer I di Indonesia

Alasan Belanda Melancarkan Agresi Militer I di Indonesia

Stori
Mengapa Para Ahli Meneliti Manusia Purba di Bantaran Sungai?

Mengapa Para Ahli Meneliti Manusia Purba di Bantaran Sungai?

Stori
Mengapa Amerika Dijuluki Benua Merah?

Mengapa Amerika Dijuluki Benua Merah?

Stori
Ciri-ciri Kehidupan pada Masa Berburu Tingkat Lanjut

Ciri-ciri Kehidupan pada Masa Berburu Tingkat Lanjut

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.