Jatuhnya Kabinet Wilopo

Kompas.com - 17/06/2021, 13:00 WIB

Kabinet Wilopo jatuh karena dianggap bersalah terhadap penyelesaian persoalan tanah perkebunan di Sumatera Utara (Peristiwa Tanjung Morawa) milik modal asing.

Peristiwa di Tanjung Morawa ini terjadi karena pemerintahan telah menyerahkan kembali tanah Deli Planters Vereeniging atau DVP, yang sudah lama ditinggalkan oleh pemiliknya.

Penyerahan ini pun berlangsung pada masa Kabinet Wilopo. Saat itu, polisi dikerahkan untuk mengusir para petani yang menggarap DVP tanpa izin.

Peristiwa ini kemudian memakan lima korban jiwa.

Parlemen serta pers bereaksi keras pada peristiwa ini. 

Akibatnya, pada 2 Juni 1953, Wilopo resmi mengembalikan mandatnya kepada Presiden Soekarno.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.