Lewis Hamilton Sebut Orang yang Abaikan Social Distancing Tak Bertanggung Jawab

Kompas.com - 26/03/2020, 05:00 WIB
Lewis Hamilton dengan rambut gimbal -Lewis Hamilton dengan rambut gimbal


KOMPAS.com - Pebalap Formula 1 ( F1) Lewis Hamilton menyebut orang-orang yang mengabaikan perintah untuk social distancing selama pandemi virus corona adalah orang tidak bertanggung jawab dan egois.

Pemerintah Inggris telah melarang adanya pertemuan besar dan mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing.

Imbuan itu kemudian disusul dengan keputusan lockdown di Inggris selama tiga pekan ke depan, terhitung sejak Selasa (24/3/2020).

Pebalap Mercedes Lewis Hamilton juga telah mengisolasi diri dan menyampaikan rasa sedihnya tentang betapa banyak nyawa yang harus hilang akibat pandemi virus corona.

Meski demikian, Hamilton menyadari masih banyak orang-orang yang bepergian keluar walaupun sudah diimbau untuk tetap tinggal di rumah.

Baca juga: Kondisi Lewis Hamilton yang Tak Sengaja Terdampak Wabah Virus Corona

Menanggapi hal tersebut, Hamilton menganggap orang-orang tersebut tidak bertanggung jawab dan egois.

"Saya berdoa untuk kesalamatan keluarga saya setiap hari, tapi saya juga berdoa untuk Anda di luar sana," kata Lewis Hamilton dikutip dari BBC.

"Ada banyak orang di sana yang masih pergi ke klub dan bar serta mengadakan pertemuan besar yang saya rasa sama sekali tidak bertanggung jawab dan egois."

"Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus ini selain mencoba mengisolasi diri sendiri, menghentikan diri kita dari tertular dan menyebarkannya lagi," kata Hamilton.

Juara dunia F1 itu juga menyebut para pekerja yang masih harus bekerja saat konsisi ini sebagai pahlawan, termasuk para tenaga medis.

Baca juga: 4 Tim F1 Bantu Produksi Ventilator sebagai Upaya Perangi Virus Corona di Inggris

"Saya berdoa bagi mereka yang bekerja di toko-toko setempat, kurir pengirim, dokter dan perawat yang membahayakan kesehatan mereka sendiri untuk membantu orang lain," katanya.

"Itu adalah para pahlawan. Tolong tetap aman semuanya," katanya mengakhiri.

Sementara itu, tujuh balapan pertama F1 telah ditunda akibat virus corona, termasuk Grand Prix Monaco.

F1 dan perwakilan Federasi Balap Dunia (FIA) berharap bisa memulai kejuaraan musim 2020 pada Mei dan akan terus memantu perkembangan Covid-19.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X