Madura United Pastikan Tetap Gunakan SGMRP dengan Sistem yang Berbeda

Kompas.com - 04/02/2020, 15:03 WIB
Salah satu stadion yang menjadi homebase Madura United, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, JAwa Timur. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSalah satu stadion yang menjadi homebase Madura United, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, JAwa Timur.

 


PAMEKASAN, KOMPAS.com - Madura United memutuskan mundur sebagai pengelola Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan (SGMRP) menyusul polemik terhadap penggunaan stadion yang berada di Kabupaten Pamekasan tersebut.

Kendati demikian, dalam rilis resminya, pihak Madura United berharap tetap bisa menjalin kerja sama dengan pihak Dispora Kab Pamekasan terkait penggunaan SGMRP.

Namun, tidak lagi dengan bentuk kerja sama pengelola dan pemilik, tetapi penyewa dan pemilik seperti kerja sama awal.

Jadi, Madura United akan menggunakan SGMRP dengan sistem sewa setiap pertandingannya.

Baca juga: Piala Gubernur Jatim - Tak Ingin Setengah-setengah, Madura United Target Juara

"Pernyataan mundur sebagai pengelola bukan berarti tidak akan menjadi pengguna. Mekanismenya berbeda, ya itu tadi sepanjang pemilik SGMRP mengizinkan," kata Media Officer Madura United Tabri S Munir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tabri memastikan Laskar Sape Kerrab akan tetap bermarkas di SGMRP untuk musim 2020.

Bahkan, pihaknya sudah melayangkan pengajuan terhadap pihak PT LIB untuk melakukan verifikasi tahunan.

"Kami juga tetap melakukan tahapan mengajukan SGMRP sebagai salah satu stadion yang akan digunakan sebagai home base, tanggapan dari LIB akan dilakukan tahapan verifikasi sebagaimana biasa," ucapnya.

Baca juga: Jadwal Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya Vs Persik Jadi Pembuka

"Kemungkinan untuk lolos sangat besar karena berbagai pembenahan yang dilakukan makin baik, cuma kami kan belum tahu sepenuhnya bagaimana kondisi lapangannya, karena itu yang utama," katanya.

"Apakah kerataannya masih sama seperti saat kami menjalani pertandingan terakhir Juli lalu atau ada perubahan karena saat pengerjaan lintasan banyak alat berat masuk," ujarnya.

Tabri mengatakan, jadwal verifikasi sudah keluar. Rencananya pihak LIB akan melakukan peninjauan langsung pada tanggal 5 Februari besok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.