Wabah Virus Corona, Atlet Indonesia Dilarang Berlaga di China

Kompas.com - 31/01/2020, 21:01 WIB
Jack Ma (Tengah) mewakili delegasi Cina sebagai tuan rumah Asian Games berikutnya menghadiri Upacara Penutupan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9/2018). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGJack Ma (Tengah) mewakili delegasi Cina sebagai tuan rumah Asian Games berikutnya menghadiri Upacara Penutupan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9/2018).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengeluarkan imbauan larangan bagi para atlet- atlet Indonesia di semua cabang olahraga berlaga di China.

Imbauan larangan itu didasarkan pada keputusan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang mengumumkan darurat global atas wabah virus corona yang awalnya bermula dari Wuhan, China.

Surat imbauan larangan partisipasi Indonesia pada event olahraga di China diterbitkan di Jakarta pada Jumat (31/1/2020).

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.

Surat ditunjukan kepada para pengurus cabang olahraga, tak terkecuali pengurus cabang paralimpik, seluruh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dan seluruh Ketua KONI provinsi seluruh Indonesia.

"Dengan hormat kami sampaikan kepada Saudara, bahwa Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri pada tanggal 28 Januari 2020 telah menerbitkan travel warning untuk kunjungan ke China dan demikian halnya dengan Dirjen WHO yang pada tanggal 30 Januari 2020 telah mengumumkan wabah virus corona yang awalnya berjangkit dari Wuhan, China telah menjadi darurat secara global," tulis bunyi surat tersebut.

Baca juga: Kementerian Kesehatan Sebut WHO Sempat Berhati-hati Keluarkan Status Darurat Virus Corona

Dalam surat imbauan larangannya, ada empat poin yang ditekankan oleh Kemenpora.

Empat poin tersebut, meliputi:

1. Kami menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan cabang olahraga yang telah menunda, membatalkan dan merubah kegiatan partisipasi event internasional dan kegiatan try out serta training camp di China.

2. Sampai ada pemberitahuan resmi lebih lanjut dari Pemerintah atau pihak yang berwenang lainnya terkait situasi di China, kami menghimbau untuk tidak mengagendakan atau mengikuti program apapun yang dilaksanakan di China.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X